UIN Banten Tancap Gas Buka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, IAIN Kendari Jadi Kiblat Studi Tiru

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten saat melakukan studi tiru Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 27 Desember 2025

i

Rombongan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten saat melakukan studi tiru Program Rekognisi Pembelajaran Lampau di IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 27 Desember 2025

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten semakin mematangkan rencana pembukaan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Keseriusan itu ditunjukkan melalui kunjungan studi tiru ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN SMH Banten Prof. Ishom bersama Wakil Rektor II Ali Muhtarom.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar UIN Banten dalam mengembangkan program akademik yang mengakui pengalaman kerja dan pembelajaran nonformal. Program RPL dinilai menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, tetapi terkendala waktu, biaya, dan pola perkuliahan reguler.

Rektor UIN Banten Prof. Ishom menjelaskan, pemilihan IAIN Kendari sebagai lokasi studi tiru bukan tanpa alasan. Kampus tersebut dinilai berhasil mengelola Program RPL secara konsisten selama dua tahun terakhir. Selain itu, IAIN Kendari dianggap memiliki sistem teknis dan tata kelola yang telah berjalan sesuai regulasi pendidikan tinggi.

“Kami ingin belajar langsung dari kampus yang sudah lebih dulu menjalankan RPL. IAIN Kendari memiliki pengalaman nyata, mulai dari sistem perkuliahan, mekanisme asesmen, hingga pengelolaan program secara menyeluruh,” ujar Prof. Ishom, Sabtu, 27 Desember 2025.

Ia menambahkan, studi tiru ini bertujuan memperoleh gambaran utuh tentang pelaksanaan Program RPL. UIN Banten ingin memahami secara rinci proses konversi pengalaman kerja menjadi satuan kredit semester (SKS), pola penerimaan mahasiswa, serta model pembelajaran yang diterapkan.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Himbauan Mudik 2026, Dewan Pembina DPP Biwali KH Matin Syarkowi Ingatkan Bahaya Ngebut: Nyawa Taruhannya
Dibuka 1 April, Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Siap Biayai Kuliah Mahasiswa Berprestasi, Ini Syarat dan Sasarannya
Aktivis HAM Disiram Air Keras Usai Kritik Negara, LBH PB PMII Sebut Teror terhadap Demokrasi
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mempercepat persiapan pembukaan Program RPL dengan melakukan studi tiru ke IAIN Kendari. Program ini dinilai strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan daya tampung mahasiswa.

Berita Terkait

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

-

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

-

Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa

-

Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan

-

Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah

Berita Terbaru