KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan terus mengembangkan inovasi lingkungan dengan menggabungkan penghijauan dan ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menanam pohon dan tebar benih di Embung Pemuda, Srengseng Sawah, Jagakarsa.
Program ini diharapkan tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan gizi bagi warga sekitar.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peresmian yang dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, beberapa waktu lalu.
“Setelah diresmikan, kami menindaklanjuti dengan penghijauan dan ketahanan pangan. Harapannya, embung ini tidak hanya mengatasi banjir tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat,” kata Munjirin Jumat 3 Januari 2024.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sebanyak 15 pohon Alpukat Cipedak ditanam di sekitar embung.
Pohon ini merupakan sumbangan dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan.
Selain itu, sebanyak 1.500 benih ikan tawes ditebar di embung, hasil pemberian Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan.
“Pohon produktif ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat saat panen. Begitu pula ikan tawes, yang diharapkan mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi warga sekitar,” tambah Munjirin.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa Embung Pemuda dirancang sebagai solusi untuk mengurangi banjir di wilayah RW 09 Srengseng Sawah.
Penulis : Ika
Sumber Berita: Berita Jakarta
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















