Serang

Target PAD Naik, Perumdam Tirta Madani Kota Serang Kebut Pemasangan Pipa di 2026

×

Target PAD Naik, Perumdam Tirta Madani Kota Serang Kebut Pemasangan Pipa di 2026

Sebarkan artikel ini
Perumdam Tirta Madani
Perumdam Tirta Madani

KILAS BANTEN – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Madani Kota Serang memacu percepatan pembangunan infrastruktur perpipaan pada tahun 2026.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kenaikan target setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan kepada badan usaha milik daerah tersebut.

Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang, M. Arif Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya harus bekerja lebih keras tahun ini.

Target kontribusi PAD diproyeksikan mencapai Rp 1 miliar, meningkat dibandingkan estimasi capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 750 juta.

“Target PAD tahun 2026 sekitar Rp 1 miliar. Naik dari estimasi tahun lalu yang sekitar Rp 750 juta. Untuk mencapainya, kami menargetkan pemasangan 1.200 sambungan rumah baru,” ujar Arif saat ditemui di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

Untuk merealisasikan target tersebut, Perumdam Tirta Madani mengebut optimalisasi jaringan pipa distribusi.

Baca Juga  Fatayat NU Kota Serang Ngebut Bangun Pendidikan Inklusif, Disdikbud Siap Bersinergi

Pengembangan infrastruktur ini akan memanfaatkan suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dalung, IPA Banten, serta sistem SBS yang telah tersedia.

Percepatan pemasangan jaringan pipa difokuskan pada tiga wilayah prioritas, yakni Kecamatan Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, dan Kecamatan Kasemen.

Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki potensi pelanggan terbesar untuk mendongkrak pendapatan perusahaan.

“Optimalisasi sambungan pipa di wilayah-wilayah tersebut kita genjot. Intinya, kesehatan perusahaan bergantung pada tercapainya cakupan sambungan rumah sesuai perencanaan,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Perumdam juga menerapkan strategi pemasaran jemput bola.

Dikatakan Arif, nantinya petugas lapangan akan aktif melakukan sosialisasi secara door to door kepada warga di sepanjang jalur pipa baru.

Langkah ini dilakukan mengingat cakupan layanan air bersih di Kota Serang saat ini masih tergolong rendah, yakni sekitar 5 persen dengan total pelanggan kurang lebih 7.000 sambungan.***