KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi di sektor pelayanan publik. Melalui Dinas Kesehatan, layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berhasil memperoleh nilai 93,43 dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025. Hasil tersebut menempatkan kualitas pelayanan pada Mutu A atau kategori sangat baik.
Pencapaian itu menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap berbagai layanan kesehatan yang disediakan Pemkot Tangerang. Nilai tersebut juga menjadi bukti bahwa berbagai upaya peningkatan mutu pelayanan yang dilakukan pemerintah mendapat respons positif dari masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan hasil survei tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memperbaiki aspek-aspek yang masih dapat ditingkatkan.
“Alhamdulillah, dalam survei tersebut terdapat sembilan unsur pelayanan yang menjadi penilaian masyarakat. Seluruh unsur memperoleh mutu pelayanan A atau kategori sangat baik,” kata dr. Dini, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, penilaian SKM dilakukan terhadap sembilan unsur utama pelayanan publik. Unsur tersebut meliputi persyaratan pelayanan, sistem, mekanisme dan prosedur, waktu pelayanan, biaya pelayanan, jenis layanan, kompetensi petugas, perilaku petugas, penanganan pengaduan, saran dan masukan, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
Menurutnya, keberhasilan seluruh indikator meraih predikat sangat baik mencerminkan bahwa pelayanan kesehatan di Kota Tangerang telah memenuhi harapan masyarakat. Meski demikian, evaluasi tetap menjadi agenda rutin agar kualitas pelayanan terus berkembang mengikuti kebutuhan warga.
“Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Dinas Kesehatan Kota Tangerang untuk terus menjaga kualitas pelayanan sekaligus melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Penilaian masyarakat menjadi salah satu bahan penting dalam melihat sejauh mana layanan yang diberikan telah memenuhi kebutuhan dan harapan warga,” ujarnya.
Tidak hanya mempertahankan kualitas pelayanan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Berbagai inovasi terus dikembangkan agar warga memperoleh pelayanan yang lebih cepat, tepat, ramah, dan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku.
Pemkot Tangerang menilai kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Oleh sebab itu, penguatan fasilitas kesehatan terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin optimal.
Survei Kepuasan Masyarakat sendiri menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam mengukur kualitas pelayanan publik. Melalui survei tersebut, pemerintah dapat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperbaiki.
Hasil SKM juga menjadi dasar penyusunan kebijakan dan strategi peningkatan layanan kesehatan pada masa mendatang. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, pemerintah berharap kualitas pelayanan publik dapat terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Perolehan nilai 93,43 dengan predikat sangat baik semakin memperkuat optimisme Dinas Kesehatan Kota Tangerang untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan warga.
Di akhir keterangannya, dr. Dini menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan serta berpartisipasi dalam penilaian pelayanan kesehatan.
“Pemkot Tangerang mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang telah menggunakan layanan kesehatan di Kota Tangerang. Partisipasi dan penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan,” tutupnya.***






