KILAS BANTEN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang menuntaskan betonisasi pada 15 ruas jalan per 16 September 2026.
Jalan yang kini mulus tersebut diharapkan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, baik untuk kelancaran mobilitas sehari-hari maupun pergerakan ekonomi di Kota Serang.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi menyebutkan, 15 ruas jalan yang rampung tersebar di titik-titik strategis, meliputi kawasan Taktakan, Walantaka, Jengkol, Kaloran, dan Kebedilan.
Peningkatan kualitas jalan ini, kata Iwan dirancang agar aktivitas warga menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.
“Dengan jalan yang bagus, distribusi barang dan jasa lebih lancar, anak-anak berangkat sekolah lebih nyaman, dan akses warga ke fasilitas kesehatan juga semakin cepat,” ujar Iwan.
Iwan menegaskan, dari total 17 paket proyek betonisasi tahun ini, hanya dua yang masih dalam tahap akhir penyelesaian.
“Betonisasi jalan sudah selesai. Dari dua proyek yang tersisa, satu sedang menunggu hasil uji mutu laboratorium beton, dan satu lagi masih dalam pengerjaan,” ujar Iwan.
Lanjutnya menjelaskan, satu ruas jalan di kawasan Jalan 45 masih dalam proses pengerjaan, sementara satu titik lainnya menunggu hasil uji mutu laboratorium beton dan proses serah terima sementara.
Uji mutu dilakukan untuk memastikan kekuatan dan ketahanan beton sesuai standar sebelum jalan digunakan penuh oleh masyarakat.
Menurut Iwan, manfaat betonisasi tidak berhenti pada kenyamanan berkendara. Infrastruktur jalan yang layak menjadi pengungkit aktivitas di berbagai sektor esensial, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perdagangan.
“Harapannya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Serang. Keberadaan infrastruktur ini mudah-mudahan bisa mendukung keberlangsungan masyarakat, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga menambah pertumbuhan perekonomian,” jelasnya.
Dikatakan Iwan, pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan pembangunan infrastruktur berlanjut pada tahun anggaran berikutnya.
Sekitar 35 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 direncanakan dialokasikan untuk sektor infrastruktur, mencakup jalan, jembatan, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Selain betonisasi jalan, Pemkot Serang juga melanjutkan pembangunan Alun-Alun Kota Serang sebagai ikon daerah dan proyek Serang Convention Center (SCC) yang dikerjakan bertahap.
Pembangunan SCC saat ini difokuskan pada pematangan lahan dan area plaza untuk memfasilitasi acara berskala besar.
“Dengan sudah terbangunnya alun-alun, kita akan membatasi kegiatan yang sifatnya besar. Acara hiburan yang menimbulkan massa banyak akan dialihkan ke SCC,” papar Iwan.***






