Anak Putus Sekolah Gara-Gara Dibully Tak Jajan, Dindikbud Kota Serang Siapkan Uang Saku Rp500 Ribu Sebulan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dindikbud Kota Serang

i

Dindikbud Kota Serang

KILAS BANTEN – Dindikbud Kota Serang mengungkap tabir sebuah luka sosial yang dalam, di balik data anak putus sekolah di Kota Serang.

Bukan sekadar tak mampu membayar SPP, banyak anak terpaksa berhenti menuntut ilmu karena tak kuat menanggung malu dan perundungan (bullying) dari teman-temannya, hanya karena tak punya uang untuk sekadar jajan di kantin.

Fakta memilukan ini menjadi pukulan telak yang dijawab langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dengan gebrakan kebijakan masif.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak tanggung-tanggung, Pemkot menyiapkan dua jurus andalan yakni uang saku bulanan sebesar Rp500.000 per siswa dan alokasi anggaran fantastis Rp16 miliar untuk pengadaan seragam gratis.

Langkah ini menegaskan keseriusan Pemkot dalam memerangi akar kemiskinan yang menghalangi hak anak untuk belajar, sekaligus menjadi bagian dari realisasi visi Kota Serang Madani yang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga  Nihil Kontribusi PAD, Galian C Ilegal di Taktakan Resmi Ditutup Pemkot Serang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, TB Suherman, menyebut langkah awal telah membuahkan hasil dengan kembalinya 153 anak ke bangku sekolah.

“Ketika mereka putus sekolah karena tidak punya uang jajan, kita usahakan melalui BJB dikasih dana tabungan Rp500.000 per siswa,” kata Suherman, Senin 11 Agustus 2025.

Menurut Suherman, intervensi ini dirancang setelah timnya turun langsung ke lapangan dan menemukan tiga lapisan masalah yang saling terkait.

Pertama adalah kemiskinan struktural, di mana orang tua benar-benar tidak sanggup memberikan uang saku. Kedua, yang lebih menyakitkan, adalah dampak sosial dari kemiskinan itu.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru