Koperasi Reborn, UIN SMH Banten Gandeng Kemenkop, Mahasiswa Bakal Dicetak dari Bangku Kuliah

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi UIN SMH Banten dengan Wakil Menteri Koperasi RI membahas kolaborasi strategis penguatan Koperasi Reborn berbasis kampus dan mahasiswa, Rabu, 21 Januari 2026

i

Audiensi UIN SMH Banten dengan Wakil Menteri Koperasi RI membahas kolaborasi strategis penguatan Koperasi Reborn berbasis kampus dan mahasiswa, Rabu, 21 Januari 2026

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menegaskan perannya dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Kampus ini mulai menyiapkan langkah konkret untuk melahirkan Koperasi Reborn melalui dunia pendidikan. Komitmen itu terlihat dalam audiensi dengan Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

 

Pertemuan tersebut menjadi pintu masuk kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah. Fokus utamanya adalah penguatan koperasi desa dan kelurahan agar lebih adaptif, profesional, dan relevan bagi generasi muda. UIN SMH Banten menilai kampus memiliki posisi penting dalam mencetak sumber daya manusia koperasi sejak dini.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Audiensi dihadiri Wakil Rektor III UIN SMH Banten Dr. Dedi Sunardi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Budi Sudrajat, serta Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Fitri Raya. Mereka membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan koperasi berbasis kerakyatan.

Baca Juga  Bertemu Kajati Banten, Rektor Prof Ishom Gaspol Dorong Lulusan Syariah Masuk ASN Kejaksaan

 

Wakil Menteri Koperasi Hj. Farida Farichah menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi dengan perguruan tinggi menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan koperasi yang semakin kompleks. Menurutnya, koperasi membutuhkan sentuhan inovasi dan pemikiran kritis dari kalangan akademisi.

 

“Hari ini saya menerima audiensi dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan Kementerian Koperasi. Kami sepakat mendorong koperasi menjadi bagian dari mata kuliah wajib agar mahasiswa tidak hanya mengenal, tetapi juga mempraktikkan koperasi secara langsung,” ujar Farida.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakornas Pendidikan Islam 2026 di Jakarta, Rektor UIN SMH Banten Turut Menentukan Arah SDM dan Masa Depan Madrasah
HPN 2026, Menkomdigi Meutya: Pemerintah Siapkan Regulasi AI demi Menyelamatkan Masa Depan Pers Nasional
Benahi PTKIN, Kemenag Dorong Kampus Islam Dipacu Tembus Peta Persaingan Global
Melalui Forum Rektor PTKIN Dorong RPL Diperluas dan UKT Berkeadilan Jadi Garis Keras
Kapuspenkum Pastikan Kejagung Tindaklanjuti Laporan Dugaan Mafia Pupuk di Tubuh BUMN PT PI
Meski Gaji Berbeda, PPPK Paruh Waktu Resmi Terima Jaminan Pensiun dan Hari Tua
Resmi! DPP PPP Serahkan Kendali DPW Banten ke Baihaki Sulaiman
Denny Charter Soroti Potensi Konflik Kepentingan Jika Hakim MK Diisi Kader Partai Aktif
UIN SMH Banten memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi RI untuk menyiapkan Koperasi Reborn berbasis kampus. Mahasiswa disiapkan jadi motor penggerak koperasi desa dan kelurahan melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Berita Terkait

-

Rakornas Pendidikan Islam 2026 di Jakarta, Rektor UIN SMH Banten Turut Menentukan Arah SDM dan Masa Depan Madrasah

-

HPN 2026, Menkomdigi Meutya: Pemerintah Siapkan Regulasi AI demi Menyelamatkan Masa Depan Pers Nasional

-

Benahi PTKIN, Kemenag Dorong Kampus Islam Dipacu Tembus Peta Persaingan Global

-

Melalui Forum Rektor PTKIN Dorong RPL Diperluas dan UKT Berkeadilan Jadi Garis Keras

-

Kapuspenkum Pastikan Kejagung Tindaklanjuti Laporan Dugaan Mafia Pupuk di Tubuh BUMN PT PI

Berita Terbaru