Hilal Menghilang di Langit Banten, Awal Ramadan 2026 Diprediksi Serentak 19 Februari

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten bersama BMKG dan Kanwil Kemenag Banten memantau hilal di atap Gedung Fakultas Syariah, Kota Serang, Selasa, 17 Februari 2026

i

Tim UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten bersama BMKG dan Kanwil Kemenag Banten memantau hilal di atap Gedung Fakultas Syariah, Kota Serang, Selasa, 17 Februari 2026

KILAS BANTEN – Pemantauan hilal di Kota Serang, Banten, memastikan satu hal krusial. Hilal tidak terlihat. Hasil observasi yang digelar di atap Gedung Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten pada Selasa, 17 Februari 2026, menunjukkan posisi bulan masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.

 

Kegiatan rukyatul hilal ini melibatkan UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, BMKG, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten. Pemantauan dilakukan sejak sore sebagai bagian dari penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, menyampaikan hasil tersebut secara terbuka di lokasi pengamatan. Ia menegaskan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas.

 

“Bahwa saat ini hilal memang masih sangat rendah. Tingginya minus satu derajat. Jadi belum terlihat hari ini,” ujar Amrullah, Selasa, 17 Februari 2026.

Baca Juga  Gebrakan Besar Kemenag Banten! Lulusan Madrasah Aliyah Didorong Masuk UIN SMH Banten

 

Ia menjelaskan, secara astronomi posisi bulan saat matahari terbenam tercatat minus 1 derajat. Kondisi ini membuat hilal mustahil terlihat dari wilayah Banten. Standar penetapan pemerintah mengacu pada kriteria imkanur rukyat yang mensyaratkan ketinggian minimal 3 derajat.

 

Karena itu, besar kemungkinan awal Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari atau istikmal.

 

“Hari ini belum terlihat. Karena itu kemungkinan besar awal Ramadan pada Kamis,” tegasnya.

 

Hasil pemantauan hilal di UIN SMH Banten ini akan dilaporkan ke Kementerian Agama RI di Jakarta. Pemerintah pusat dijadwalkan menggelar sidang isbat pada Selasa malam untuk menetapkan awal Ramadan 2026 secara resmi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Baru! Fakultas Syariah UIN SMH Banten Gandeng Bawaslu, Mahasiswa Siap Kawal Integritas Pemilu
Polda Banten Ringkus 54 Tersangka Kasus Narkotika Selama Periode Januari–Februari 2026
Hilal Tenggelam Lebih Dulu di Banten, Sinyal Kuat Awal Puasa Ramadhan 2026 Jatuh Kamis
Raker Fakultas Dakwah UIN Banten Dorong Target 25 KPI, Ali Muhtarom: Tegaskan Kerja Tim dan Lonjakan Kinerja
Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah
Gaspol Gaet Mahasiswa Baru, UIN SMH Banten Perkuat Kerjasama dengan Dindikbud Provinsi
Lansia yang Hilang di Sungai Irigasi Pontang Ditemukan Meninggal Dunia
Kemenag: Kunci Kejayaan UIN Banten, Komitmen Sivitas Akademika Jadi Faktor Penentu
Hasil pemantauan hilal di UIN SMH Banten, Kota Serang, menunjukkan posisi bulan minus 1 derajat dan tidak terlihat. Kemenag Banten memprediksi awal Ramadan 2026 jatuh pada 19 Februari.

Berita Terkait

-

Gebrakan Baru! Fakultas Syariah UIN SMH Banten Gandeng Bawaslu, Mahasiswa Siap Kawal Integritas Pemilu

-

Polda Banten Ringkus 54 Tersangka Kasus Narkotika Selama Periode Januari–Februari 2026

-

Hilal Tenggelam Lebih Dulu di Banten, Sinyal Kuat Awal Puasa Ramadhan 2026 Jatuh Kamis

-

Hilal Menghilang di Langit Banten, Awal Ramadan 2026 Diprediksi Serentak 19 Februari

-

Raker Fakultas Dakwah UIN Banten Dorong Target 25 KPI, Ali Muhtarom: Tegaskan Kerja Tim dan Lonjakan Kinerja

Berita Terbaru