Nasional

PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029

Neng Siti Julaiha menerima SK Ketua DPW PPP Banten dari Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, sebagai tanda dimulainya kepemimpinan baru di Banten.
Neng Siti Julaiha menerima SK Ketua DPW PPP Banten dari Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, sebagai tanda dimulainya kepemimpinan baru di Banten.

KILAS BANTEN – Neng Siti Julaiha resmi menjabat sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono. Momen ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi besar yang akan digerakkan PPP Banten untuk menghadapi Pemilu 2029.

 

Usai menerima mandat, Julaiha langsung bergerak cepat. Ia menempatkan konsolidasi internal sebagai langkah prioritas.

 

Menurutnya, penguatan struktur partai harus dimulai dari bawah agar mesin politik dapat berjalan efektif. Agenda terdekat yang akan dilakukan adalah pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di sejumlah daerah di Banten.

BI Banten Gandeng Media Banten Jawara, Narasi Positif Disiapkan untuk Banjiri Investasi dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi 2026

 

“Kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menjalankan program-program terdekat, salah satunya muscab,” ujar Julaiha pada Senin, 13 April 2026.

 

Ia menegaskan, konsolidasi bukan sekadar rutinitas organisasi. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menghidupkan kembali kekuatan partai. Julaiha ingin memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu komando. Dengan struktur yang solid, ia optimistis PPP Banten mampu menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

 

Fakta Baru Sidang Sengketa Lahan Rancapinang Pandeglang Terungkap, Saksi Sebut Warga Dipaksa Teken Dokumen dan Difoto Bertuliskan “Lunas”

Dalam arahannya, Julaiha juga mengajak seluruh kader untuk mengakhiri perbedaan yang pernah terjadi.

 

Ia menilai persatuan menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan partai ke depan. Seluruh pengurus dan kader, dari tingkat wilayah hingga akar rumput, diminta kembali bersatu dalam satu barisan.

 

“Semua elemen partai harus solid dan bangkit. Kita harus punya semangat yang sama untuk menyongsong Pemilu 2029,” tegasnya.

Menag Nasaruddin Umar Resmi Buka KKN Nusantara 2026 di UIN Banten, Mahasiswa Diminta Belajar dari Kearifan Baduy

 

Tidak hanya fokus pada konsolidasi, Julaiha juga menyiapkan strategi pembenahan kepengurusan. Ia memastikan komposisi pengurus akan disusun sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu. Salah satunya adalah pemenuhan kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong peran perempuan dalam politik yang lebih inklusif.

 

Selain itu, ia juga memberikan perhatian khusus pada generasi muda. Julaiha menilai anak muda memiliki peran strategis dalam menghadapi perubahan demografi pemilih. Kehadiran mereka diyakini mampu membawa energi baru dan ide segar bagi perkembangan partai.

 

“Komposisi kepengurusan akan memperhatikan kebutuhan UU Pemilu, termasuk 30 persen perempuan dan keterlibatan anak muda,” jelasnya.

 

Untuk memperkuat basis dukungan, Julaiha membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Ia mengajak berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, ulama, hingga profesional, untuk ikut berkontribusi dalam membesarkan PPP di Banten. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas jaringan sekaligus meningkatkan elektabilitas partai.

 

Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam menghadapi persaingan politik yang semakin ketat. Dengan pendekatan yang inklusif dan terbuka, PPP Banten berupaya menarik simpati masyarakat dari berbagai lapisan.

 

Julaiha pun optimistis target besar pada Pemilu 2029 dapat tercapai. Ia percaya bahwa soliditas internal dan dukungan masyarakat akan menjadi modal utama untuk meraih kemenangan signifikan.

 

Di akhir pernyataannya, ia kembali mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak pada konflik masa lalu. Menurutnya, waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk bekerja dan membangun kekuatan partai.

 

“Jaga ukhuwah dan soliditas. Kita tidak punya waktu untuk menengok ke belakang,” pungkasnya.

 

Dengan kepemimpinan baru dan strategi yang mulai dijalankan, PPP Banten kini memasuki fase penting. Konsolidasi, inklusivitas, dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam upaya merebut kembali kepercayaan publik dan meraih hasil maksimal di Pemilu 2029.***

× Advertisement
× Advertisement