KILAS BANTEN – Neng Siti Julaiha resmi menjabat sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono. Momen ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi besar yang akan digerakkan PPP Banten untuk menghadapi Pemilu 2029.
Usai menerima mandat, Julaiha langsung bergerak cepat. Ia menempatkan konsolidasi internal sebagai langkah prioritas.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penguatan struktur partai harus dimulai dari bawah agar mesin politik dapat berjalan efektif. Agenda terdekat yang akan dilakukan adalah pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di sejumlah daerah di Banten.
“Kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menjalankan program-program terdekat, salah satunya muscab,” ujar Julaiha pada Senin, 13 April 2026.
Ia menegaskan, konsolidasi bukan sekadar rutinitas organisasi. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menghidupkan kembali kekuatan partai. Julaiha ingin memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu komando. Dengan struktur yang solid, ia optimistis PPP Banten mampu menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.
Dalam arahannya, Julaiha juga mengajak seluruh kader untuk mengakhiri perbedaan yang pernah terjadi.
Ia menilai persatuan menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan partai ke depan. Seluruh pengurus dan kader, dari tingkat wilayah hingga akar rumput, diminta kembali bersatu dalam satu barisan.
“Semua elemen partai harus solid dan bangkit. Kita harus punya semangat yang sama untuk menyongsong Pemilu 2029,” tegasnya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















