Maryono Libatkan Karang Taruna Cek Meter Air Warga, Pelayanan Publik Kota Tangerang Siap Melesat

Kilas Banten
6 Jul 2026 09:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang memperkuat kolaborasi dengan organisasi kepemudaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah terbaru ialah melibatkan Karang Taruna Kota Tangerang dalam program pengecekan meter air pelanggan milik Perumda Tirta Benteng.

 

Program tersebut diumumkan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, saat membuka Program Penguatan Kelembagaan Karang Taruna Kota Tangerang Tahun 2026 di Gedung Seni Budaya. Melalui kerja sama itu, pemerintah ingin mempercepat pelayanan kepada pelanggan sekaligus memperluas peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

 

Maryono menegaskan Karang Taruna memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah. Organisasi ini dinilai memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat kelurahan dan dekat dengan masyarakat sehingga mampu mendukung berbagai program pelayanan publik.

 

“Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi mitra strategis pemerintah. Saya meyakini, dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang dimiliki, Karang Taruna mampu menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan di Kota Tangerang,” kata Maryono, Senin (6/7/2026).

 

Menurutnya, selama ini Karang Taruna telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial. Organisasi tersebut tidak hanya aktif membantu masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung antara pemerintah dan warga dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan.

 

Maryono mengaku telah mengenal Karang Taruna sejak masih bersekolah. Pengalaman itu membuatnya memahami karakter organisasi yang selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

 

Ia menilai para anggota Karang Taruna bekerja dengan semangat sukarela dan rasa kepedulian yang tinggi. Mereka kerap bergerak cepat membantu warga saat terjadi bencana maupun ketika masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial.

 

“Saya tahu bagaimana teman-teman Karang Taruna bekerja. Mereka bergerak karena panggilan hati dan kepedulian kepada masyarakat. Ketika terjadi bencana atau masyarakat membutuhkan bantuan, mereka hadir tanpa menunggu perintah. Semangat seperti inilah yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

 

Maryono juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang selama ini dijalankan secara mandiri oleh Karang Taruna. Mulai dari membangun jembatan darurat, membantu warga terdampak bencana, hingga menggelar aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

Menurutnya, budaya gotong royong dan semangat kemandirian tersebut menjadi modal besar bagi Karang Taruna untuk mengambil peran yang lebih luas dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.

 

Sebagai bentuk kolaborasi nyata, Pemerintah Kota Tangerang bersama Perumda Tirta Benteng akan menugaskan anggota Karang Taruna melakukan pengecekan meter air pelanggan yang mengalami kerusakan.

 

Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi Perumda Tirta Benteng untuk melakukan penggantian meter air yang rusak secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan sekaligus menjaga kualitas distribusi air bersih kepada masyarakat.

 

Maryono menjelaskan bahwa program tersebut bukan hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lebih dari itu, kolaborasi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang pengecekan meter air, tetapi bagaimana kita membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketika pemerintah, BUMD, dan masyarakat bergerak bersama, saya yakin pelayanan akan semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

 

Selain mendukung pelayanan masyarakat, keterlibatan Karang Taruna diharapkan mampu meningkatkan kapasitas organisasi. Para anggota akan memperoleh pengalaman langsung dalam menjalankan program pemerintah, memperkuat kemampuan kepemimpinan, serta meningkatkan keterampilan organisasi.

 

Maryono berharap sinergi antara Pemkot Tangerang, Perumda Tirta Benteng, dan Karang Taruna tidak berhenti pada program pengecekan meter air. Ia ingin kerja sama tersebut berkembang ke sektor lain yang mampu mendorong kemajuan daerah.

 

“Saya ingin Karang Taruna menjadi organisasi yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, dan mampu melahirkan program-program yang inovatif. Jadikan Karang Taruna sebagai wadah untuk belajar memimpin, mengabdi kepada masyarakat, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa Kota Tangerang semakin maju,” pungkas Maryono.***