Bonus Naik 50 Persen, Bupati Serang Pasang Target Juara Umum MTQ Banten 2026, Siapkan Hadiah Fantastis untuk Kafilah

Kilas Banten
6 Jul 2026 17:17
Serang 0
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang memasang target tinggi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten 2026. Tak sekadar ingin memperbaiki prestasi, daerah ini membidik gelar juara umum sebagai capaian utama dalam kompetisi yang berlangsung pada 6 hingga 10 Juli 2026.

 

Optimisme tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, saat melepas 65 peserta kafilah Kabupaten Serang yang akan mewakili daerah pada ajang tahunan tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Zakiyah meminta seluruh peserta memberikan penampilan terbaik sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Serang.

 

Menurutnya, seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi berjenjang dan pembinaan yang telah berlangsung dalam waktu cukup panjang.

 

“Sore ini alhamdulillah saya baru saja melepas kafilah peserta dari Kabupaten Serang kurang lebih 65 orang untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Banten ke-23. Mereka adalah duta daerah, sehingga saya memberikan motivasi agar mampu meraih pencapaian yang tertinggi,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah, Senin (6/7/2026).

 

Ia menegaskan para peserta telah melewati proses seleksi yang ketat mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Karena itu, mereka dinilai layak membawa nama Kabupaten Serang dalam seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan.

 

Bupati juga meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang terus memberikan pembinaan dan motivasi agar seluruh peserta memiliki mental juara selama mengikuti perlombaan.

 

“Saya berharap para kafilah memiliki jiwa juara. Insyaallah Kabupaten Serang bisa menjadi juara,” katanya.

 

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Serang tidak hanya terlihat dari pembinaan yang dilakukan sejak jauh hari. Pemerintah daerah juga menyiapkan apresiasi berupa bonus yang nilainya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan bonus bagi peserta yang berhasil meraih prestasi direncanakan naik hingga 50 persen. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi seluruh peserta untuk memberikan hasil terbaik.

 

“Bonus sudah kami siapkan. Insyaallah naik 50 persen. Saya mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Serang agar para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang gelar juara,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, memastikan seluruh persiapan menghadapi MTQ XXIII Provinsi Banten telah selesai. Ia mengatakan pembinaan terhadap seluruh peserta dilakukan secara intensif selama beberapa bulan terakhir sehingga kondisi mereka dinilai siap bertanding.

 

“Persiapannya sudah matang. Pembinaan sudah maksimal dan kami optimistis bisa meraih hasil terbaik,” kata Budi.

 

Awalnya Kabupaten Serang menyiapkan 66 peserta. Namun, hanya 65 orang yang akhirnya diberangkatkan karena satu peserta pada cabang dekorasi putri dinyatakan tidak memenuhi persyaratan hasil seleksi.

 

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi optimisme tim. Menurut Budi, seluruh cabang perlombaan menjadi prioritas karena Kabupaten Serang ingin mengumpulkan poin sebanyak mungkin melalui berbagai nomor yang dipertandingkan.

 

“Semuanya menjadi prioritas. Kami tidak hanya mengejar satu cabang, tetapi ingin semua cabang bisa masuk final. Setelah masuk final, target berikutnya tentu meraih medali emas,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan setiap peserta memperoleh pembinaan sesuai bidang masing-masing. Peserta cabang tilawah difokuskan pada peningkatan kualitas bacaan Al-Quran, peserta tahfiz memperkuat hafalan dan tajwid, sedangkan peserta cabang kaligrafi, qiraatul kutub, hingga cabang lainnya terus menjalani latihan bersama para pembina.

 

Menurutnya, kualitas peserta menjadi faktor utama dalam meraih prestasi. Ia yakin dewan hakim akan memberikan penilaian secara objektif berdasarkan kemampuan yang ditampilkan peserta selama perlombaan.

 

“Kalau kualitas peserta baik, tentu hasilnya akan mengikuti. Kami percaya kualitas tidak bisa dibohongi dan ikhtiar yang maksimal akan menghasilkan prestasi terbaik,” ujarnya.

 

Selain fokus pada pembinaan teknis, Pemerintah Kabupaten Serang juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan para peserta. Tim kesehatan disiapkan untuk mendampingi seluruh kafilah selama mengikuti rangkaian MTQ sehingga kondisi fisik dan stamina tetap terjaga.

 

Budi juga mengungkapkan bahwa peningkatan apresiasi tidak hanya diberikan melalui bonus juara. Jika sebelumnya bonus untuk peraih juara mencapai Rp20 juta, tahun ini nilainya meningkat menjadi minimal Rp30 juta. Bahkan, pada cabang tertentu seperti Fahmil Quran, bonus yang disiapkan dapat mencapai Rp50 juta.

 

Di sisi lain, uang saku peserta juga mengalami kenaikan cukup besar. Bila tahun lalu setiap peserta menerima Rp900 ribu, pada MTQ tahun ini nominal tersebut meningkat menjadi Rp2 juta per orang.

 

“Tahun lalu bonus Rp20 juta, sekarang minimal Rp30 juta. Uang saku juga naik menjadi Rp2 juta per orang. Ini bentuk perhatian pemerintah daerah kepada seluruh peserta,” jelasnya.

 

Sebagai informasi, pada penyelenggaraan MTQ Provinsi Banten sebelumnya Kabupaten Serang menempati peringkat keenam. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, peningkatan fasilitas, pembinaan yang lebih matang, serta motivasi yang terus diberikan kepada seluruh peserta, Kabupaten Serang kini optimistis mampu melompat jauh dalam klasemen dan merebut gelar juara umum pada MTQ XXIII Provinsi Banten 2026.***