KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui program Ngider Sehat Premium, tenaga medis kini mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara langsung.
Program ini dirancang agar masyarakat tidak lagi terkendala jarak, usia, maupun kondisi fisik saat membutuhkan layanan kesehatan.
Inovasi tersebut merupakan pengembangan dari program Ngider Sehat yang telah berjalan sejak 2021. Jika sebelumnya pelayanan hanya dilakukan oleh bidan dan perawat, kini setiap kunjungan diperkuat dengan kehadiran dokter serta armada kesehatan yang dilengkapi berbagai peralatan medis modern.
Peralatan yang tersedia dalam layanan ini antara lain USG, elektrokardiogram (EKG), serta perangkat medis lainnya yang mendukung pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan meluncurkan Ngider Sehat Premium pada akhir 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Program jemput bola ini diprioritaskan untuk kelompok masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan. Sasaran utamanya meliputi lanjut usia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, pasien penyakit kronis, hingga warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh warga memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala akses.
“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di puskesmas atau rumah sakit saja. Pemerintah harus hadir mendatangi masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Karena itu kami menghadirkan Ngider Sehat Premium agar tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Benyamin, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan setelah seseorang sakit. Pemerintah juga terus memperkuat langkah promotif dan preventif melalui pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, serta deteksi dini berbagai penyakit.
Menurut Benyamin, kehadiran dokter dalam setiap kunjungan membuat proses pemeriksaan menjadi lebih lengkap. Kondisi kesehatan masyarakat dapat dipantau lebih dini sehingga penanganan medis bisa segera dilakukan apabila ditemukan potensi penyakit.
“Kami menekankan pelayanan promotif dan preventif. Kalau mengobati berarti orang sudah sakit. Yang kami dorong adalah bagaimana masyarakat tetap sehat melalui pemeriksaan rutin, edukasi, dan deteksi dini. Dengan adanya dokter dalam Ngider Sehat Premium, pemeriksaan menjadi lebih lengkap sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan risiko penyakit,” katanya.
Dalam setiap kunjungan, tim kesehatan memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang balita, konsultasi kesehatan, hingga pemberian rujukan apabila pasien membutuhkan penanganan lanjutan di puskesmas atau rumah sakit.
Kehadiran dokter menjadi nilai tambah dibandingkan layanan sebelumnya. Warga kini dapat memperoleh pemeriksaan klinis secara langsung di rumah tanpa harus menunggu jadwal pelayanan di fasilitas kesehatan.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Selain itu, pemerintah berupaya meningkatkan deteksi dini penyakit tidak menular yang jumlah kasusnya terus meningkat setiap tahun.
Tidak hanya memberikan pelayanan medis, Ngider Sehat Premium juga mengedepankan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit terus meningkat sehingga kualitas kesehatan warga semakin baik.
Respons masyarakat terhadap program tersebut juga terus menunjukkan tren positif. Tingginya antusiasme warga menjadi bukti bahwa layanan kesehatan berbasis jemput bola masih sangat dibutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Benyamin memastikan program tersebut akan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas dan kualitas pelayanan semakin optimal.
“Kami ingin memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal hanya karena usia, kondisi fisik, atau keterbatasan akses. Karena itu, Ngider Sehat Premium akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari pelayanan publik yang cepat, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.***

