Tangerang

Maryono Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah, Serukan Warga Bersatu Bangun Kota Tangerang

×

Maryono Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah, Serukan Warga Bersatu Bangun Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan sambutan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan sambutan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang.

KILAS BANTEN – Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, mengajak masyarakat menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kamis malam.

Dalam kesempatan itu, Maryono juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Maryono menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti sebagai acara seremonial tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi tentang bagaimana akhlak dan keteladanan beliau kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan saling peduli, menyayangi, dan menguatkan satu sama lain,” ujar Maryono, Kamis, 17 September 2026.

Ia mengatakan semangat membangun Kota Tangerang harus berjalan seiring dengan pengamalan nilai-nilai Islam yang mengedepankan kepedulian, persaudaraan, dan semangat melayani sesama. Karena itu, ia mengajak masyarakat terus berpartisipasi dalam berbagai upaya pembangunan demi menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Untuk itulah semangat bersama membangun kota yang terus kita gaungkan ini menjadi penting sebagai upaya sekaligus ajakan agar kita dapat senantiasa bersama-sama berpartisipasi dan berkontribusi untuk sesama, lingkungan sekitar dan juga untuk kota yang kita cintai, seperti teladan dari Rasulullah,” katanya.

Maryono memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Menurutnya, pembentukan karakter sejak dini menjadi fondasi penting dalam melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Ia menilai nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sejak usia anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga  BPJS Resmi Masuk RSUD Benda, Warga Tangerang Kini Bisa Berobat Lebih Cepat dan Murah

“Penting untuk sedini mungkin menanamkan karakter serta teladan junjungan kita Rasulullah Nabi Muhammad SAW untuk anak-anak kita agar kelak sebagai calon pemimpin bangsa mereka dapat membawa kita semua ke masa depan yang lebih baik,” tutur Maryono.

Selain menyoroti pembinaan karakter, Maryono juga mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, semangat Maulid Nabi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti mempererat persaudaraan, saling membantu, serta meningkatkan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Ia menjelaskan bahwa ajaran Rasulullah tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus membangun kebersamaan sebagai modal utama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.

“Tidak hanya dalam hubungan kita dengan Allah SWT, tetapi juga dalam hubungan dengan sesama. Dengan memperkuat persaudaraan, membantu mereka yang membutuhkan, serta membangun kepedulian dan kebersamaan di lingkungan kita,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Maryono berharap nilai-nilai Maulid Nabi benar-benar menjadi inspirasi dalam kehidupan masyarakat. Ia ingin semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial terus tumbuh sehingga mampu mendorong terwujudnya Kota Tangerang yang semakin maju, harmonis, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, jika semangat tersebut diterapkan secara konsisten, pembangunan tidak hanya menghasilkan kemajuan fisik, tetapi juga memperkuat kualitas kehidupan sosial masyarakat. Dengan demikian, Maulid Nabi akan menjadi momentum yang menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar peringatan tahunan.

“Dengan begitu, semangat Maulid tidak berhenti pada peringatan, tetapi benar-benar menjadi semangat untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Maryono.***