Solidaritas Tanpa Batas, Mahasiswa UIN Banten–Aceh Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Banjir Pidie Jaya

Kilas Banten
5 Jan 2026 06:00
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Mahasiswa kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di tengah bencana alam. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten bersinergi dengan HMP-PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Aceh. Bantuan tersebut disalurkan kepada warga Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah. Meski terpisah jarak pulau, mahasiswa dari Banten dan Aceh menyatukan langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kolaborasi lintas daerah ini terbangun sejak tahap penggalangan dana hingga pendistribusian bantuan di lokasi terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui posko pengungsian desa. Aparatur desa turut mendampingi proses distribusi agar bantuan tepat sasaran. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh warga setempat.

Masyarakat Desa Blang Awe mengaku terbantu dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi dampak banjir yang melanda wilayah mereka.

Ketua Umum HMPS PAI UIN SMH Banten, Ahmad Baihaqi, mengatakan kegiatan ini berangkat dari kepedulian bersama terhadap kondisi masyarakat Aceh yang terdampak banjir.

Ia menegaskan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah persoalan sosial.

Ahmad Baihaqi menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan secara terbuka melalui media sosial. Instagram menjadi sarana utama untuk menyebarkan informasi dan mengajak masyarakat berdonasi.

“Donasi ini kami kumpulkan melalui kampanye di media sosial Instagram. Kami percaya sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Ahmad Baihaqi, dikutip dari laman resmi UIN SMH Banten, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menambahkan, antusiasme donatur cukup tinggi. Donasi mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum. Dari hasil penggalangan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp1.485.000. Dana ini kemudian disalurkan melalui koordinasi dengan HMP-PAI UIN Ar Raniry Banda Aceh agar dapat langsung dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.

Ahmad Baihaqi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban korban banjir sekaligus membawa keberkahan bagi para donatur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa manfaat bagi semua pihak,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum HMP-PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Farhan Ats-Tsauri. Ia menilai kolaborasi lintas kampus ini mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dan kepedulian di kalangan mahasiswa.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir dan menjadi amal kebaikan bagi para donatur,” ujar Farhan.

Aksi solidaritas ini menjadi contoh nyata peran mahasiswa dalam merespons persoalan kemanusiaan. Melalui kerja kolektif lintas daerah, mahasiswa tidak hanya menyuarakan empati, tetapi juga menghadirkan solusi konkret. Kegiatan ini sekaligus menegaskan nilai keislaman dalam bentuk kepedulian, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat.