KILAS BANTEN – Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten 2025 kembali menggema dan menyita perhatian publik. Ajang bergengsi ini digelar di Gedung Negara, Jalan Brigjen Syam’un Nomor 5, Kota Serang, Senin, 29 Desember 2025. Mengusung tema “Penyiaran Kuat Banten Maju”, KPID Banten menegaskan posisi strategis dunia penyiaran sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah.
Sejak awal, Anugerah Penyiaran tidak dirancang sebagai acara seremonial belaka. KPID Banten menjadikannya ruang apresiasi bagi insan penyiaran, pemerintah daerah, serta lembaga legislatif yang dinilai konsisten mendukung penyiaran sehat, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan publik. Penguatan ekosistem penyiaran, menurut KPID, hanya bisa terwujud melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Ketua KPID Banten, Haris H Witharja, menekankan bahwa Anugerah Penyiaran memiliki makna reflektif sekaligus progresif.
Ia menyebut ajang ini menjadi momentum evaluasi sekaligus dorongan untuk melangkah lebih maju di tengah perubahan zaman. Dunia penyiaran, kata dia, menghadapi tantangan besar akibat perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat.
“Penyiaran mau tidak mau harus beradaptasi dengan teknologi baru. Perubahan teknologi ikut mengubah gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat,” ujar Haris, Selasa, 30 Desember 2025.
Menurut Haris, dinamika teknologi sejatinya bukan hal baru bagi lembaga penyiaran. Namun, kemampuan membaca perubahan dan meresponsnya secara cepat menjadi kunci agar media tetap relevan di tengah persaingan dengan platform digital. Ia menegaskan, transformasi digital tidak boleh menggerus tanggung jawab sosial media penyiaran.
Haris mengingatkan, lembaga penyiaran tetap memiliki kewajiban menjaga kualitas konten, etika siaran, dan kepentingan publik. Arus informasi yang kian cepat harus diimbangi dengan proses verifikasi yang ketat dan komitmen pada nilai-nilai jurnalistik. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap media akan tergerus.
Dukungan terhadap penguatan penyiaran juga datang dari Gubernur Banten, Andra Soni. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendorong terciptanya penyiaran yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, Provinsi Banten memiliki potensi besar dalam peta penyiaran nasional.
“Banten tumbuh dan berperan penting dalam penyiaran nasional. Dukungan dan kepedulian semua pihak menjadi faktor kunci untuk memperkuat ekosistem penyiaran,” kata Andra Soni.
Ia menilai keberadaan lembaga penyiaran di Banten tidak hanya penting dari sisi jumlah, tetapi juga dari kualitas kreativitas konten dan kontribusinya bagi pembangunan daerah. Penyiaran harus mampu menjadi ruang informasi, edukasi, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Media, menurutnya, berperan membangun optimisme publik terhadap arah pembangunan.
Pada ajang tersebut, KPID Banten memberikan Anugerah Tokoh Peduli Penyiaran kepada Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma, serta Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan nyata dalam mendorong penyiaran yang berpihak pada kepentingan publik.
KPID Banten menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif di Provinsi Banten menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran penyiaran. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menjaga marwah penyiaran sebagai sarana pembangunan daerah sekaligus ruang demokrasi.
Sementara itu, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menyoroti peran strategis penyiaran dalam menyampaikan program pemerintah secara kritis dan berimbang.
Ia mencontohkan program sekolah gratis bagi anak berkebutuhan khusus yang saat ini telah menjangkau sekitar 2.600 anak di Banten.
“Program ini perlu terus disosialisasikan, tetapi juga harus dikritisi. Apakah penyalurannya sudah adil dan tepat sasaran? Ini yang perlu disampaikan ke publik,” ujar Fahmi.
Menurut Fahmi, dunia penyiaran harus menjadi ruang dialog publik. Media berperan menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif demi perbaikan kebijakan. Penyiaran juga diharapkan mampu menyampaikan capaian sekaligus tantangan pembangunan desa secara terbuka agar ekspektasi masyarakat tetap terjaga.
Anugerah Penyiaran KPID Banten 2025 ditutup dengan sesi foto bersama dan penyampaian harapan dari para tokoh daerah. Melalui ajang ini, KPID Banten berharap penyiaran di Banten semakin kuat, adaptif terhadap perubahan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kepentingan publik.

