Cilegon

Merah Putih Raksasa Berkibar di Selat Sunda, Wali Kota Robinsar: Pulau Merak Besar Digadang Jadi Ikon Wisata Bahari Nasional

Wali Kota Cilegon, Robinsar mengikuti Pembentangan bendera Merah Putih berukuran sekitar 100,40 meter x 25 meter di perairan Pulau Merak Besar, Kota Cilegon, dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Cilegon, Robinsar mengikuti Pembentangan bendera Merah Putih berukuran sekitar 100,40 meter x 25 meter di perairan Pulau Merak Besar, Kota Cilegon, dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

KILAS BANTEN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Cilegon berlangsung dengan cara berbeda. Sebuah bendera Merah Putih berukuran sekitar 100,40 meter x 25 meter dibentangkan di atas perairan Pulau Merak Besar, Selat Sunda, Sabtu kemarin.

Aksi tersebut menjadi pusat perhatian dalam rangkaian kegiatan yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama Pulau Merak Besar Squad. Pembentangan bendera raksasa itu tidak hanya menghadirkan semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan potensi wisata bahari Kota Cilegon kepada masyarakat luas.

Selain mengibarkan bendera Merah Putih di atas laut, peserta kegiatan juga melepas tukik ke habitat alaminya dan menanam rumput karang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara TNI AL, komunitas, pemerintah, dan masyarakat menjadi contoh sinergi yang patut dipertahankan.

HUT RI ke-81 di Pulau Merak Besar Jadi Sorotan, Sejarawan: Ancaman Terbesar Bukan Bencana, tetapi Lunturnya Ideologi Bangsa

“Pertama kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah melaksanakan pembentangan bendera Merah Putih di permukaan laut, pelepasan tukik, dan penanaman rumput karang. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan setiap tahun,” ujar Robinsar, Minggu (16/8/2026).

Ia menilai rangkaian kegiatan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar seremoni memperingati hari kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan itu mampu menjadi media promosi yang efektif untuk mengenalkan wisata bahari Cilegon kepada wisatawan dari berbagai daerah.

Robinsar mengungkapkan bahwa kegiatan serupa sebelumnya pernah digelar di Pulau Sangiang. Tahun ini, lokasi dipindahkan ke Pulau Merak Besar karena dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan.

Ia menyebut Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil memiliki panorama alam yang masih terjaga. Keindahan tersebut menjadi modal penting untuk menarik minat wisatawan, terlebih masyarakat setempat juga menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, perpaduan antara keindahan alam dan kegiatan edukasi lingkungan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Merah Putih Raksasa Berkibar di Selat Sunda, Lanal Banten Sulap Pulau Merak Besar Jadi Magnet Wisata Bahari dan Simbol Nasionalisme

Pemerintah Kota Cilegon, lanjut Robinsar, terus membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Banten maupun pemerintah pusat agar pengembangan kawasan wisata tersebut memperoleh dukungan yang lebih besar.

Fokus pembahasan meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas pendukung, hingga aksesibilitas menuju kawasan wisata.

“Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian agar fasilitas pendukung di kawasan ini bisa semakin baik. Harapannya, wisatawan dari luar daerah semakin tertarik datang ke Kota Cilegon,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak hanya akan berpusat di Pulau Merak Besar. Pemerintah juga berharap wisatawan yang datang dapat mengunjungi destinasi lain di Kota Cilegon sehingga dampak ekonomi bisa dirasakan lebih luas, terutama oleh pelaku usaha lokal.

Pembentangan bendera Merah Putih raksasa, pelepasan tukik, serta penanaman rumput karang menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

Pulau Merak Besar Bakal Jadi Pusat HUT RI ke-81, Terungkap Sejarah Perang hingga Ancaman Besar yang Mengintai

Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya menjaga wilayah laut sebagai bagian dari kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di sisi lain, upaya pelestarian ekosistem pesisir juga menjadi investasi jangka panjang bagi perkembangan sektor pariwisata.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, Pemerintah Kota Cilegon optimistis Pulau Merak Besar akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang menawarkan keindahan alam, edukasi lingkungan, dan nilai-nilai kebangsaan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, kawasan tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu ikon wisata bahari nasional sekaligus mengharumkan nama Banten di tingkat Indonesia.***

× Advertisement
× Advertisement