DPRD Bersama Dinas Perkim Kabupaten Serang, Ubah Hidup Warga Cikande, Ada 7 Rumah Tak Layak Kini Berdiri Kokoh dan Nyaman

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas meninjau rumah warga penerima bantuan RTLH di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

i

Anggota DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas meninjau rumah warga penerima bantuan RTLH di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Wajah Kecamatan Cikande kini berubah. Tujuh rumah warga yang sebelumnya tak layak huni, kini berdiri kokoh dan nyaman berkat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hasil kolaborasi antara DPRD Kabupaten Serang dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Program ini menjadi angin segar bagi warga Desa Songgom dan Desa Kemurang Tulungagung. Mereka kini bisa tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan sehat.

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas, menjadi penggerak utama di balik bantuan ini. Ia menegaskan, inisiatif tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui dirinya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dorong lewat aspirasi agar warga yang rumahnya tidak layak bisa mendapat bantuan. Sekarang semua sudah selesai dan dikerjakan melalui Dinas Perkim Kabupaten Serang,” ujar Azwar Anas, Sabtu, 8 November 2025.

Baca Juga  Kirab Budaya Lintas Iman di Kota Serang Satukan Ramadan dan Imlek, FKUB–UIN SMH Banten Resmi Kerjasama

Menurutnya, setiap rumah penerima mendapatkan bantuan senilai Rp25 juta. Proses pembangunan dilakukan secara swakelola, melibatkan warga setempat agar manfaatnya terasa langsung di lingkungan mereka.

“Bantuan ini murni untuk warga yang benar-benar membutuhkan. Kami ingin mereka punya rumah yang nyaman dan aman untuk keluarga,” tambah Azwar.

Ia juga menegaskan, program RTLH tidak hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun kesejahteraan dan kemandirian warga. DPRD berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif terus berjalan agar kesejahteraan masyarakat makin meningkat.

“Kami ingin program seperti ini berlanjut. Ini bukti bahwa pemerintah hadir dan berpihak pada masyarakat kecil,” tegasnya.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru