Festival Al-A’zhom 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Warga Serbu Masjid Raya Al-A’zhom, UMKM Kebanjiran Peluang

Kilas Banten
17 Jun 2026 17:15
3 menit membaca

KILAS BANTEN Festival Al-A’zhom 2026 resmi dibuka Pemerintah Kota Tangerang di pelataran Masjid Raya Al-A’zhom. Ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti pembukaan salah satu agenda keagamaan terbesar di Kota Tangerang yang tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar Tingkat Kota Tangerang serta zikir bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

 

Pembukaan festival dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Maryono. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ulama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga turut menghadiri kegiatan tersebut.

 

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan Festival Al-A’zhom bukan sekadar agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat syiar Islam, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

 

Ia mengatakan momentum Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Semangat tersebut diharapkan mampu meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Kota Tangerang.

 

“Festival Al-A’zhom bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana syiar Islam, ruang silaturahmi, serta wadah membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagaimana ragam kegiatan islami yang diharapkan menjadi sarana masyarakat dan generasi muda kita untuk berlomba dalam kebaikan lewat MTQ Pelajar serta perlombaan lainnya,” ujar Sachrudin, Rabu, 17 Juni 2026.

 

Selain menghadirkan berbagai kegiatan religi, Festival Al-A’zhom 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui bazar yang digelar selama festival berlangsung.

 

Pemerintah Kota Tangerang menilai penyelenggaraan festival keagamaan dapat berjalan seiring dengan upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran ratusan pengunjung setiap hari diharapkan mampu meningkatkan transaksi dan memperluas pasar bagi para pelaku usaha lokal.

 

Sachrudin menilai bazar UMKM menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

 

“Kehadiran bazar UMKM ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Di tengah dinamika ekonomi saat ini, saya percaya gotong royong warga Kota Tangerang akan mampu melewati setiap tantangan,” katanya.

 

Pemerintah Kota Tangerang juga memastikan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM agar semakin kompetitif. Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku usaha naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Di sisi lain, Sachrudin memberikan pesan kepada seluruh peserta MTQ Pelajar agar menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia berharap kompetisi tersebut tidak hanya menghasilkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan memiliki akhlak mulia.

 

Wali kota juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama festival berlangsung. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah persatuan serta terus menjaga suasana kondusif demi mendukung pembangunan Kota Tangerang.

 

Festival Al-A’zhom 2026 merupakan penyelenggaraan ke-13 sejak pertama kali digelar. Rangkaian kegiatan berlangsung mulai 15 hingga 27 Juni 2026 dengan menghadirkan beragam acara religi, seni budaya Islam, perlombaan, tausiah, hingga penampilan musisi religi nasional.

 

Melalui festival ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap semangat kebersamaan masyarakat semakin kuat. Di saat yang sama, kegiatan tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas UMKM, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kota Tangerang.***