Dinkes Kota Tangerang Gebrak Layanan Kesehatan, Program SABARIUNG Jemput Warga, Cek Kesehatan Gratis Kini Datang ke Rumah

Kilas Banten
4 Jul 2026 23:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan inovasi untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini tidak hanya tersedia di seluruh puskesmas, tetapi juga hadir langsung di lingkungan masyarakat melalui program SABARIUNG.

 

Program ini mengusung strategi jemput bola agar masyarakat lebih mudah memperoleh layanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperkuat upaya deteksi dini berbagai penyakit.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa SABARIUNG merupakan bentuk kolaborasi antara puskesmas dan masyarakat. Program ini melibatkan berbagai unsur di lingkungan, mulai dari RT, RW, kader posyandu, kelurahan, komunitas, hingga kunjungan langsung ke rumah-rumah warga.

 

“Melalui Sabariung, kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas, tetapi petugas kesehatan juga hadir langsung di lingkungan warga. Dengan begitu, layanan Cek Kesehatan Gratis semakin mudah dijangkau,” ujar dr. Dini, Sabtu (4/7/2026).

 

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, kesulitan akses, maupun kondisi kesehatan yang membuat mereka tidak memungkinkan datang ke puskesmas.

 

Tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, tim kesehatan melakukan kunjungan rumah kepada warga yang membutuhkan tindak lanjut medis serta mendistribusikan obat bagi pasien penyakit kronis sesuai kebutuhan.

 

Program SABARIUNG menjadi salah satu inovasi pelayanan kesehatan yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat. Dengan hadir di lingkungan tempat tinggal warga, petugas kesehatan dapat mengetahui kondisi kesehatan masyarakat lebih cepat sekaligus memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

 

Melalui pendekatan tersebut, warga juga memiliki kesempatan lebih besar untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatannya tanpa harus menghadapi kendala jarak maupun waktu. Pemeriksaan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu mengurangi risiko munculnya penyakit yang lebih serius.

 

Selain menjalankan SABARIUNG di lingkungan permukiman, Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga memperluas pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis ke berbagai lokasi lainnya. Layanan kini tersedia di sekolah, perkantoran, perusahaan, hingga berbagai kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

 

Perluasan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan jumlah masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin. Semakin banyak warga mengikuti pemeriksaan, semakin besar peluang menemukan faktor risiko penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

 

Deteksi dini dinilai memiliki peran penting dalam mencegah komplikasi berbagai penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, masyarakat dapat segera memperoleh penanganan medis yang tepat sehingga peluang kesembuhan menjadi lebih baik.

 

Dinkes Kota Tangerang pun mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh layanan Cek Kesehatan Gratis yang tersedia, baik di puskesmas maupun melalui kegiatan SABARIUNG yang digelar di lingkungan tempat tinggal warga.

 

“Dengan deteksi dini, berbagai risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin,” kata dr. Dini.

 

Melalui inovasi layanan jemput bola ini, Pemerintah Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, mudah dijangkau, dan merata bagi seluruh masyarakat. Program SABARIUNG diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperkuat langkah pencegahan penyakit melalui deteksi dini.***