SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serang

FKUB Kota Serang Tinjau Pos Ketupat Pakupatan, KH Matin Syarkowi: Pelayanan Polri Dinilai Humanis dan Siaga 24 Jam

Ketua FKUB Kota Serang saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat di Terminal Pakupatan dan berdialog dengan petugas yang berjaga melayani pemudik, Kamis, 19 Maret 2026
Ketua FKUB Kota Serang saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat di Terminal Pakupatan dan berdialog dengan petugas yang berjaga melayani pemudik, Kamis, 19 Maret 2026

KILAS BANTEN – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang, KH Matin Syarkowi, meninjau langsung Pos Pengamanan Operasi Ketupat di Terminal Pakupatan, Kota Serang. Kunjungan ini dilakukan menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

 

Dalam peninjauan tersebut, Matin memastikan kesiapan petugas serta fasilitas yang disediakan untuk para pemudik. Ia menilai pelayanan yang diberikan aparat kepolisian berjalan optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

“Kami sedang mengontrol Pos Pengamanan Ketupat di Terminal Pakupatan. Pelayanan untuk pemudik sangat baik, terutama bagi mereka yang kelelahan di perjalanan,” ujar Kiai Matin di lokasi, Kamis, 19 Maret 2026.

Kabupaten Serang Sabet Juara 3 di MTQ Banten 2026, Bupati Ratu Zakiyah Optimistis Tahun Depan Rebut Juara Umum

 

Ia melihat langsung aktivitas petugas yang siaga selama 24 jam. Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan memberi rasa aman bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh ke kampung halaman.

 

Kiai Matin mengapresiasi dedikasi anggota kepolisian yang tetap bertugas tanpa mengenal waktu. Ia menyebut kerja keras tersebut sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

 

Gerindra Desak Usut Tuntas Dugaan Limbah Kapal Tongkang di Bojonegara, Nasib Ribuan Nelayan Terancam

“Luar biasa Kepolisian Republik Indonesia. Mereka bekerja siang dan malam untuk membantu pemudik, termasuk anak-anak yang kelelahan,” katanya.

 

Selain aspek pengamanan, Kiai Matin juga menyoroti fasilitas yang tersedia di pos tersebut. Ia menemukan berbagai sarana pendukung yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, khususnya yang membawa keluarga.

 

Di antaranya terdapat ruang laktasi untuk ibu menyusui dan area bermain anak. Fasilitas ini dinilai sangat membantu pemudik yang melakukan perjalanan panjang bersama anak-anak.

Tongkang Diduga Buang Pasir dan Limbah ke Bojonegara di Teluk Banten, KSOP dan Polairud Didesak Bertindak

 

“Ada ruang laktasi, ada juga ruang bermain anak. Ini sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak yang ikut mudik,” ujarnya.

 

Ia menilai langkah penyediaan fasilitas tersebut mencerminkan pendekatan humanis yang kini diterapkan aparat kepolisian. Pelayanan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

 

Menurut Kiai Matin, pendekatan seperti ini penting untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman dan ramah bagi semua kalangan.

 

Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik. Ia menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

 

“Kami mohon kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan dan keamanan adalah milik kita bersama,” katanya.

 

Ia mengimbau pemudik agar tidak memaksakan diri saat lelah. Istirahat di pos pengamanan yang tersedia dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan.

 

Menurutnya, kesadaran masyarakat memegang peran besar dalam menekan angka kecelakaan selama arus mudik. Tanpa kedisiplinan pengguna jalan, upaya maksimal dari petugas tidak akan berjalan efektif.

 

Kiai Matin juga mengungkapkan bahwa FKUB Kota Serang secara rutin memberikan dukungan moral kepada petugas di lapangan setiap musim mudik. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan atas kerja keras aparat.

 

“Kami setiap tahun berkeliling untuk memberikan semangat kepada anggota yang bertugas. Mereka bekerja 24 jam secara bergantian demi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia berharap sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan terus terjaga. Kerja sama yang baik dinilai menjadi kunci terciptanya arus mudik yang aman, tertib, dan lancar.

 

Kunjungan tersebut ditutup dengan apresiasi Kiai Matin kepada jajaran kepolisian. Ia menilai kinerja aparat dalam Operasi Ketupat tahun ini menunjukkan komitmen kuat dalam melayani masyarakat.

 

“Bravo Polri. Ini bukti nyata pelayanan untuk masyarakat,” ucapnya.

 

Dengan kesiapan personel, fasilitas yang memadai, serta dukungan masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih aman dan nyaman bagi seluruh pemudik.***

× Advertisement
× Advertisement