Geger Peci Hitam Dicap Haram, Ulama Banten KH Matin Syarkowi: Jangan Mudah Percaya Pernyataan Menyesatkan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulama Banten KH Matin Syarkowi memberikan penjelasan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Kota Serang, merespons polemik peci hitam yang ramai di media sosial

i

Ulama Banten KH Matin Syarkowi memberikan penjelasan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, Kota Serang, merespons polemik peci hitam yang ramai di media sosial

“Dalam risalah itu disebutkan akan muncul perkataan-perkataan dan aliran-aliran bidah. Bidah inilah yang bisa menyesatkan umat,” kata KH Matin.

Terkait klaim bahwa peci hitam hukumnya haram, KH Matin menegaskan pandangan tersebut tidak tepat jika digeneralisasi.

Menurutnya, dalam fikih Islam, hukum haram tidak melekat pada warna pakaian atau peci. Hukum ditentukan oleh konteks, cara memperoleh, dan situasi penggunaannya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peci bisa menjadi haram kalau diperoleh dengan cara mencuri, atau dibeli dari hasil yang tidak halal. Bisa juga haram jika dipakai dalam kondisi tertentu, seperti saat ihram,” jelasnya.

Ia menambahkan, larangan menutup kepala saat ihram haji atau umrah berlaku untuk semua jenis peci tanpa membedakan warna. Baik peci hitam, putih, merah, maupun warna lainnya tetap tidak boleh dipakai dalam kondisi tersebut.

Baca Juga  Lansia yang Hilang di Sungai Irigasi Pontang Ditemukan Meninggal Dunia

“Saat ihram, semua jenis penutup kepala tidak boleh dipakai. Itu sudah jelas dalam fikih, dan tidak ada kaitannya dengan warna,” ujarnya.

Karena itu, KH Matin meminta masyarakat agar tidak mudah menerima pernyataan keagamaan yang viral tanpa klarifikasi ilmiah. Ia mengajak umat Islam lebih selektif dalam menyimak ceramah atau konten keagamaan, terutama yang beredar di media sosial.

“Kita harus hati-hati dengan pernyataan yang belum jelas dasarnya dan bisa menyesatkan. Pernyataan seperti itu sebaiknya dihindari,” katanya.

KH Matin juga menyoroti fenomena sosial keagamaan saat ini, di mana pernyataan kontroversial sering kali lebih menarik perhatian dibandingkan kajian keilmuan yang mendalam. Ia menilai kondisi tersebut sebagai tantangan serius bagi dunia dakwah.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
Polemik peci hitam disebut haram menghebohkan publik. Ulama Banten KH Matin Syarkowi menegaskan hukum tidak ditentukan warna, dan meminta umat waspada terhadap pernyataan keagamaan yang menyesatkan.

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru