Ribuan alumni Pesantren Assalafie Assalafiat menghadiri Silaturrahim Nasional IKTASA dan Pengaosan ke-100 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu, 12 April 2026
Menurutnya, jaringan yang solid akan melahirkan kerja sama yang berdampak luas bagi masyarakat dan bangsa.
Selain itu, Silatnas IKTASA juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan. Jabatan Ketua Umum resmi diserahterimakan dari KH. Asep Saefullah kepada Dr. H. Solichin. Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh KH. Arwani Syaerozi. Pergantian ini diharapkan membawa energi baru bagi organisasi dalam menjalankan program ke depan.
Secara historis, pesantren memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, pesantren aktif menanamkan nilai nasionalisme dan moral. Hingga kini, pesantren tetap menjadi pusat pendidikan karakter dan penguatan nilai keislaman yang moderat.
Kegiatan ini menegaskan bahwa alumni pesantren merupakan kekuatan sosial yang tidak bisa diabaikan. Dengan jaringan luas dan nilai yang kuat, mereka memiliki potensi besar dalam menjawab tantangan zaman. Konsolidasi yang terbangun dalam forum ini menjadi modal penting untuk memperkuat peran tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Suasana hangat terlihat saat para alumni saling berinteraksi. Silatnas ini tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat kontribusi alumni pesantren dalam membangun Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing.***