Melalui Forum Rektor PTKIN Dorong RPL Diperluas dan UKT Berkeadilan Jadi Garis Keras

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pimpinan PTKIN mengikuti Forum Rektor PTKIN di Medan, Sumatera Utara, yang membahas reformasi akademik, perluasan RPL, dan kebijakan UKT berkeadilan.

i

Para pimpinan PTKIN mengikuti Forum Rektor PTKIN di Medan, Sumatera Utara, yang membahas reformasi akademik, perluasan RPL, dan kebijakan UKT berkeadilan.

KILAS BANTEN – Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menegaskan arah baru reformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam. Forum ini mendorong perluasan penerapan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta penataan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang lebih berkeadilan. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam Forum Rektor PTKIN yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada 29–30 Januari 2026.

 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil Sahiron MA, mengatakan RPL tidak harus diterapkan secara penuh sejak awal masa studi mahasiswa. PTKIN, kata dia, dapat menerapkan RPL secara parsial pada semester tertentu sesuai kebutuhan dan karakteristik mahasiswa.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Skema ini dinilai memberi fleksibilitas akademik, terutama bagi mahasiswa yang memiliki pengalaman kerja, pendidikan nonformal, atau kompetensi lain yang relevan dengan program studi. Dengan pendekatan tersebut, capaian pembelajaran mahasiswa dapat diakui tanpa mengorbankan mutu akademik.

Baca Juga  Prestasi Meroket, UIN SMH Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Nasional Versi Webometrics 2026

 

“RPL dapat diterapkan tanpa menurunkan standar mutu akademik di PTKIN,” ujar Sahiron dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa, 3 Februari 2026.

 

Ia menjelaskan, Forum Rektor PTKIN juga mendorong perubahan paradigma dalam memaknai rekognisi akademik. Rekognisi tidak lagi dipahami sebatas pengakuan mata kuliah tertentu, tetapi sebagai pengakuan menyeluruh atas capaian pembelajaran mahasiswa.

 

Pendekatan ini menuntut pembenahan sistem akademik secara komprehensif. Kurikulum, sistem penilaian, dan asesmen harus berbasis pada capaian pembelajaran atau learning outcomes yang terukur, relevan, dan kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Nasional di Cirebon, Dekan FUDA UIN Banten Soroti Masa Depan Adab dan Humaniora di Tengah Gempuran Era Siber
KKN Nusantara 2026 Bidik Kawasan Baduy dan Leuwidamar, PTKIN Se-Indonesia Turun Langsung Petakan Potensi Adat Masyarakat
Leuwidamar Jadi Sorotan Nasional, PTKIN Se-Indonesia Siapkan KKN Nusantara 2026 di Tanah Baduy
KKN Nusantara 2026 Bakal Digelar di Pedalaman Baduy Banten, Mahasiswa Siap Tinggal 40 Hari untuk Belajar Budaya Adat
Gelombang Buruh Serang-Tangerang Padati Monas, KSPN Nikomas Gemilang Serukan Tuntutan di Hadapan Presiden
Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, UIN Banten Perkuat Upaya Layanan Informasi Publik dan Akuntabilitas Kampus
Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata
Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi
Forum Rektor PTKIN di Medan sepakat memperluas Rekognisi Pembelajaran Lampau dan menata UKT berkeadilan. Kebijakan ini dinilai krusial untuk fleksibilitas akademik dan keadilan sosial mahasiswa.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:00

Forum Nasional di Cirebon, Dekan FUDA UIN Banten Soroti Masa Depan Adab dan Humaniora di Tengah Gempuran Era Siber

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:15

KKN Nusantara 2026 Bidik Kawasan Baduy dan Leuwidamar, PTKIN Se-Indonesia Turun Langsung Petakan Potensi Adat Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:53

Leuwidamar Jadi Sorotan Nasional, PTKIN Se-Indonesia Siapkan KKN Nusantara 2026 di Tanah Baduy

Senin, 11 Mei 2026 - 22:34

KKN Nusantara 2026 Bakal Digelar di Pedalaman Baduy Banten, Mahasiswa Siap Tinggal 40 Hari untuk Belajar Budaya Adat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:00

Gelombang Buruh Serang-Tangerang Padati Monas, KSPN Nikomas Gemilang Serukan Tuntutan di Hadapan Presiden

Berita Terbaru