Sungai Ciwaka Meluap, 165 Rumah Terendam, Muhibbin: Gubernur Banten dan Bupati Serang Turun Tangan Tangani Banjir Ciruas

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, sebut Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau lokasi banjir di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

i

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, sebut Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau lokasi banjir di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Banjir kembali melanda Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Sedikitnya 165 rumah warga terendam akibat luapan Sungai Ciwaka. Pendangkalan dan sedimentasi sungai disebut menjadi faktor utama yang memicu banjir berulang di wilayah tersebut.

Luapan air terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Ciruas. Sungai Ciwaka yang mengalami penyempitan dan pendangkalan dinilai tidak lagi mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dan merendam ratusan rumah di dua kampung.

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, mengatakan persoalan tersebut mengemuka saat Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau langsung lokasi banjir. Kunjungan itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan secara terbuka.

“Warga menyampaikan langsung bahwa banjir terjadi karena pendangkalan dan sedimentasi di Kali atau Sungai Ciwaka,” kata Ahmad Muhibbin, Minggu, 21 Desember 2025.

Menurut Muhibbin, dialog antara warga dan pemerintah berlangsung terbuka. Aspirasi masyarakat yang selama ini terdampak banjir berulang menjadi perhatian utama. Sungai yang dangkal membuat aliran air mudah meluap setiap kali hujan deras turun. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan serius.

Gubernur Banten Andra Soni, lanjut Muhibbin, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami warga Desa Cigelam. Pemerintah provinsi, kata dia, tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan banjir yang terus berulang di kawasan tersebut.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
Banjir merendam 165 rumah di Desa Cigelam, Ciruas, Kabupaten Serang. Pendangkalan Sungai Ciwaka jadi penyebab utama, Gubernur Banten dan Bupati Serang tinjau lokasi.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru