Sungai Ciwaka Meluap, 165 Rumah Terendam, Muhibbin: Gubernur Banten dan Bupati Serang Turun Tangan Tangani Banjir Ciruas

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, sebut Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau lokasi banjir di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

i

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, sebut Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau lokasi banjir di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Banjir kembali melanda Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Sedikitnya 165 rumah warga terendam akibat luapan Sungai Ciwaka. Pendangkalan dan sedimentasi sungai disebut menjadi faktor utama yang memicu banjir berulang di wilayah tersebut.

Luapan air terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Ciruas. Sungai Ciwaka yang mengalami penyempitan dan pendangkalan dinilai tidak lagi mampu menampung debit air. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga dan merendam ratusan rumah di dua kampung.

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, mengatakan persoalan tersebut mengemuka saat Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiah meninjau langsung lokasi banjir. Kunjungan itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan secara terbuka.

“Warga menyampaikan langsung bahwa banjir terjadi karena pendangkalan dan sedimentasi di Kali atau Sungai Ciwaka,” kata Ahmad Muhibbin, Minggu, 21 Desember 2025.

Menurut Muhibbin, dialog antara warga dan pemerintah berlangsung terbuka. Aspirasi masyarakat yang selama ini terdampak banjir berulang menjadi perhatian utama. Sungai yang dangkal membuat aliran air mudah meluap setiap kali hujan deras turun. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan serius.

Gubernur Banten Andra Soni, lanjut Muhibbin, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami warga Desa Cigelam. Pemerintah provinsi, kata dia, tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan banjir yang terus berulang di kawasan tersebut.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih
Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Banjir merendam 165 rumah di Desa Cigelam, Ciruas, Kabupaten Serang. Pendangkalan Sungai Ciwaka jadi penyebab utama, Gubernur Banten dan Bupati Serang tinjau lokasi.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00

NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat

Berita Terbaru