Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa IMM Serang Raya membakar ban saat aksi Hardiknas 2026 di Alun-alun Kota Serang sebagai simbol protes terhadap kebijakan pendidikan.

i

Mahasiswa IMM Serang Raya membakar ban saat aksi Hardiknas 2026 di Alun-alun Kota Serang sebagai simbol protes terhadap kebijakan pendidikan.

KILAS BANTEN – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Serang menggelar aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu, 2 Mei 2026. Mereka turun ke Alun-alun Kota Serang untuk menyuarakan kritik terhadap kondisi pendidikan di Kota dan Kabupaten Serang yang dinilai belum mengalami perbaikan berarti.

 

Aksi berlangsung sejak siang hingga sore hari. Massa menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka juga membakar ban di tengah aksi sebagai bentuk simbolik kekecewaan terhadap kebijakan pendidikan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua PC IMM Serang, Ahmad Zaenudin, mengatakan aksi tersebut merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap masa depan pendidikan di Serang Raya. Ia menilai kondisi pendidikan saat ini berada dalam kategori “rapor merah”.

Baca Juga  Bidik Pemilih Muda, KPU Kabupaten Serang Genjot Literasi Politik Demi Masa Depan Demokrasi

 

“Rapor merah pendidikan di Kota Serang dan Kabupaten Serang bukan sekadar evaluasi tahunan. Ini menunjukkan kegagalan arah kebijakan pendidikan,” kata Ahmad dalam orasinya, Sabtu, 2 Mei 2026.

 

Ia menilai pemerintah daerah lebih fokus pada capaian administratif. Menurutnya, laporan yang disusun sering kali tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ia menyoroti masih banyak ruang kelas yang tidak layak pakai, keterbatasan fasilitas belajar, serta ketimpangan kualitas pendidikan antarwilayah.

 

Selain itu, IMM Serang menilai kebijakan pendidikan tidak berjalan konsisten. Program pendidikan disebut kerap berubah mengikuti dinamika politik dan pergantian kepemimpinan. Kondisi ini dinilai menghambat pembangunan sistem pendidikan jangka panjang.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
GUSDURian Gelar Nobar “Pesta Babi” di Kota Serang Guncang Isu Papua, Kolonialisme Modern Disorot Tajam
Ratusan mahasiswa IMM Serang Raya menggelar aksi saat Hardiknas 2026. Mereka menilai pendidikan di Serang masih “rapor merah” dan mendesak audit total tanpa kompromi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:00

NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 19:00

Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat

Berita Terbaru