Anggaran Rp9 Miliar Mengalir, DPRD Kabupaten Serang Bongkar Fakta Ribuan Lampu Jalan Mati

Minggu, 21 Desember 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Joko Santoso, saat memberikan keterangan terkait persoalan penerangan jalan umum di Gedung DPRD Kabupaten Serang.

i

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Joko Santoso, saat memberikan keterangan terkait persoalan penerangan jalan umum di Gedung DPRD Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menyoroti persoalan serius terkait penerangan jalan umum atau PJU. Meski pemerintah daerah telah menggelontorkan anggaran besar pada tahun 2025, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan hasil yang optimal. Ribuan lampu jalan dilaporkan tidak berfungsi, sementara kebutuhan penerangan di sejumlah wilayah masih tinggi.

Sorotan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan, Joko Santoso.

Ia menilai program PJU masih menyisakan pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten Serang, terutama dalam aspek pemeliharaan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joko mengungkapkan, pada tahun anggaran 2025 pemerintah daerah mengalokasikan dana sekitar Rp9 miliar untuk pemasangan PJU baru. Anggaran tersebut ditargetkan untuk pembangunan sekitar 550 titik di berbagai kecamatan. Namun, menurutnya, jumlah itu belum sebanding dengan kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga  Arus Mudik Surut Drastis, Sekda Kabupaten Serang Pastikan Lalu Lintas Terkendali, Petugas Siaga Total Sambut Arus Balik

“Kalau bicara kebutuhan PJU, faktanya masih sangat banyak. Terutama di desa-desa yang jalannya sudah menjadi jalan umum. Anggaran Rp9 miliar untuk 550 titik itu jelas belum cukup,” kata Joko, Minggu, 21 Desember 2025.

Ia menjelaskan, persoalan PJU tidak hanya berkaitan dengan penambahan titik baru. Masalah yang lebih mendesak justru terletak pada kondisi lampu jalan yang sudah terpasang, tetapi tidak berfungsi. Di banyak lokasi, tiang dan jaringan listrik tersedia, namun lampu dalam kondisi mati.

“Keluhan warga itu bukan hanya minta dipasang baru. Banyak lampu yang sudah ada, tapi mati. Ini yang sering dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
DPRD Kabupaten Serang menyoroti anggaran Rp9 miliar untuk PJU tahun 2025 yang dinilai belum efektif. Sekitar 2.000 lampu jalan dilaporkan mati dan minim perawatan, memicu desakan evaluasi serius.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru

M. Ishom el Saha, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten

Opini

Logika di Balik Birahi

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:03