Anggaran Rp9 Miliar Mengalir, DPRD Kabupaten Serang Bongkar Fakta Ribuan Lampu Jalan Mati

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Joko Santoso, saat memberikan keterangan terkait persoalan penerangan jalan umum di Gedung DPRD Kabupaten Serang.

i

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Joko Santoso, saat memberikan keterangan terkait persoalan penerangan jalan umum di Gedung DPRD Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menyoroti persoalan serius terkait penerangan jalan umum atau PJU. Meski pemerintah daerah telah menggelontorkan anggaran besar pada tahun 2025, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan hasil yang optimal. Ribuan lampu jalan dilaporkan tidak berfungsi, sementara kebutuhan penerangan di sejumlah wilayah masih tinggi.

Sorotan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan, Joko Santoso.

Ia menilai program PJU masih menyisakan pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kabupaten Serang, terutama dalam aspek pemeliharaan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joko mengungkapkan, pada tahun anggaran 2025 pemerintah daerah mengalokasikan dana sekitar Rp9 miliar untuk pemasangan PJU baru. Anggaran tersebut ditargetkan untuk pembangunan sekitar 550 titik di berbagai kecamatan. Namun, menurutnya, jumlah itu belum sebanding dengan kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Serang soroti Mutasi ASN oleh Pemkab Serang, Diduga Ada Jual Beli Jabatan

“Kalau bicara kebutuhan PJU, faktanya masih sangat banyak. Terutama di desa-desa yang jalannya sudah menjadi jalan umum. Anggaran Rp9 miliar untuk 550 titik itu jelas belum cukup,” kata Joko, Minggu, 21 Desember 2025.

Ia menjelaskan, persoalan PJU tidak hanya berkaitan dengan penambahan titik baru. Masalah yang lebih mendesak justru terletak pada kondisi lampu jalan yang sudah terpasang, tetapi tidak berfungsi. Di banyak lokasi, tiang dan jaringan listrik tersedia, namun lampu dalam kondisi mati.

“Keluhan warga itu bukan hanya minta dipasang baru. Banyak lampu yang sudah ada, tapi mati. Ini yang sering dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
DPRD Kabupaten Serang menyoroti anggaran Rp9 miliar untuk PJU tahun 2025 yang dinilai belum efektif. Sekitar 2.000 lampu jalan dilaporkan mati dan minim perawatan, memicu desakan evaluasi serius.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru