Kegiatan ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai media lokal dan nasional. Sejumlah media partner seperti Akurat.co, Tuntasmedia, Titikata, Media Booster, Walan, Fakta Banten, Dailyhits.id, BantenNews.co.id, Ekbis Banten, Distriknews.com hingga Total Banten turut ambil bagian.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan tersebut menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap pentingnya peningkatan kualitas jurnalisme di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem media yang sehat dan profesional.
Salah satu pendiri Kopi Nalar, Engkos Kosasih, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan akan ruang dialog yang terbuka. Ia ingin menciptakan forum yang aman bagi para jurnalis untuk bertukar gagasan tanpa tekanan.
“Melalui press retreat ini, kami ingin menghadirkan ruang reflektif bagi jurnalis. Mereka perlu kembali pada prinsip dasar, bekerja berbasis data, dan menjaga independensi,” ujar Engkos.
Menurutnya, jurnalisme bukan sekadar menyampaikan informasi. Profesi ini juga mengandung tanggung jawab intelektual yang besar. Oleh karena itu, setiap jurnalis harus mampu berpikir rasional, logis, dan objektif.
Engkos juga menilai bahwa diskusi dalam format retreat memberi ruang lebih luas bagi peserta untuk mengevaluasi cara pandang mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi ajang memperluas jaringan antar insan media dari berbagai latar belakang.
Kopi Nalar sendiri dikenal sebagai komunitas yang fokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis. Mereka mendorong setiap anggotanya untuk terus mengasah nalar dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















