Seorang warga yang telah tinggal lebih dari tiga dekade mengungkapkan banjir menjadi alasan utama mereka memilih pindah. “Saya kurang tahu detailnya, tapi yang jelas karena banjir,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Tren penjualan rumah meningkat sejak 2024. Periode ini bertepatan dengan meningkatnya intensitas banjir di kawasan tersebut. Warga menilai perubahan aliran sungai menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi.
Kasus ini membuka kembali perdebatan soal tata ruang dan pengelolaan lingkungan di wilayah perkotaan. Dugaan penutupan aliran sungai tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah dan pihak terkait kini diharapkan memberikan penjelasan serta solusi atas kondisi yang terus berkembang ini.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















