Tata Ruang Kabupaten Serang Diacak Ulang, Pemkab Siapkan “Peta Baru” demi Kejar Ketertinggalan Pembangunan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Serang jelaskan soal pembangunan di wilayah Kabupaten Serang yang terus berkembang menjadi salah satu alasan revisi total RTRW untuk menyesuaikan tata ruang dengan kondisi terbaru.

i

Pemkab Serang jelaskan soal pembangunan di wilayah Kabupaten Serang yang terus berkembang menjadi salah satu alasan revisi total RTRW untuk menyesuaikan tata ruang dengan kondisi terbaru.

 

Hasil peninjauan tersebut menghasilkan tiga dokumen utama. Pertama, laporan peninjauan RTRW. Kedua, laporan penilaian pelaksanaan RTRW yang telah disampaikan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Ketiga, konsepsi awal penataan ruang wilayah sebagai dasar perencanaan ke depan. Dari keseluruhan hasil itu, ditemukan bahwa implementasi pemanfaatan ruang belum berjalan sesuai rencana.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada tahun 2025 telah dilaksanakan proses Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Serang yang menghasilkan secara akumulasi pelaksanaan pemanfaatan ruang belum sesuai sepenuhnya dengan tata ruang, sehingga diperlukan penyesuaian,” jelas Fardianto.

 

Temuan tersebut menjadi dasar kuat untuk melakukan revisi total RTRW. Rekomendasi itu juga diperkuat melalui surat Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN tertanggal 18 Desember 2025. Dengan adanya dukungan tersebut, Pemkab Serang kini memiliki legitimasi untuk merumuskan kebijakan tata ruang baru yang lebih relevan dengan kondisi terkini.

Baca Juga  Wabup Serang Najib Hamas Sidak Pos Pam, Jalur Anyer–Cinangka Dipastikan Aman untuk Pemudik dan Wisatawan

 

Pemerintah daerah menargetkan RTRW baru mampu menjadi instrumen strategis dalam mengarahkan pembangunan. Tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan. Fardianto menegaskan bahwa revisi ini bukan sekadar pembaruan administratif. Ia ingin memastikan setiap kebijakan tata ruang dapat diterapkan secara nyata di lapangan dan tidak menimbulkan konflik pemanfaatan lahan.

 

Ke depan, Pemkab Serang berharap dokumen RTRW yang baru mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan menjadi kunci utama. Dengan tata ruang yang lebih tertata, efisien, dan adaptif, pemerintah optimistis dapat mendorong pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Pemkab Serang mulai revisi total RTRW 2026 setelah evaluasi menunjukkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang. Aturan baru disiapkan agar pembangunan lebih terarah dan berkelanjutan.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

-

Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi

Berita Terbaru