Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berhasil menembus 10 besar PTKIN terbaik Indonesia versi UniRank 2026. (Foto: Redaksi Kilas Banten)
Selanjutnya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menempati posisi keempat dengan skor 44,01. Disusul Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Medan di posisi kelima dengan skor 39,08. Kedua kampus ini menunjukkan performa stabil dalam pengembangan akademik dan digitalisasi.
Di posisi keenam, Universitas Islam Negeri Mataram meraih skor 37,15. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menyusul di peringkat ketujuh dengan skor 36,62. Keduanya dinilai mampu meningkatkan visibilitas serta daya saing di tingkat nasional.
Posisi kedelapan ditempati Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan skor 36,25. Sementara itu, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berada di peringkat kesembilan dengan skor 35,77. Adapun posisi kesepuluh ditempati Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang dengan skor 30,44.
Masuknya UIN Banten dalam 10 besar menjadi sinyal positif bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Banten. Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi digital dan peningkatan mutu akademik yang dilakukan kampus mulai menunjukkan hasil nyata.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa PTKIN memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada dunia akademik. Ia menyebutkan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam juga harus menjadi motor penggerak dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
“PTKIN harus melahirkan cendekiawan muslim sejati yang ilmunya berdampak langsung bagi masyarakat dan kemanusiaan,” ujar Nasaruddin Umar seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis, 2 April 2026.