Prilly Latuconsina di KONSSIST 2026, Beri Pesan Berani Keluar dari Zona Nyaman Bakar Semangat Pelajar Tangerang

Kilas Banten
6 Jul 2026 06:00
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Sebanyak 88 pelajar dari 15 SMA, SMK, dan MA di Kota Tangerang mengikuti Konferensi Siswa-Siswi Tangerang Raya (KONSSIST) 2026 yang digelar Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri 1 Kota Tangerang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, itu menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan berkolaborasi.

 

Mengusung tema “Stepping Outside the Comfort Zone: Where Comfort Ends and Greatness Begins”, konferensi ini mengajak para pelajar agar berani meninggalkan zona nyaman demi membuka peluang dan meraih prestasi yang lebih besar.

 

Salah satu agenda yang paling dinantikan peserta adalah sesi talkshow bersama aktris, produser, sekaligus pengusaha muda Prilly Latuconsina. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari para pelajar yang ingin mendengar langsung kisah perjalanan kariernya.

 

Dalam sesi tersebut, Prilly menegaskan bahwa kesuksesan yang diraihnya saat ini bukan hasil yang datang secara instan. Ia mengaku harus berani mengambil tantangan baru dan mencoba berbagai hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

 

“Senang sekali ini pertama kalinya aku hadir di KONSSIST. Aku berbagi pengalaman tentang bagaimana dulu berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru yang belum pernah aku lakukan,” ujar Prilly, Senin (6/7/2026).

 

Menurutnya, keberanian untuk memulai merupakan langkah penting yang dapat membuka berbagai kesempatan di masa depan.

 

“Ternyata, dari keberanian itu banyak kesempatan yang datang. Jadi jangan takut memulai, karena kita tidak pernah tahu peluang apa yang sedang menunggu di depan,” katanya.

 

Prilly juga mengingatkan para pelajar agar tidak terjebak membandingkan perjalanan hidup dengan apa yang mereka lihat di media sosial. Ia menilai setiap orang memiliki proses, tantangan, dan waktu yang berbeda untuk mencapai keberhasilan.

 

Pesan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena dinilai relevan dengan kehidupan generasi muda yang kini tidak lepas dari penggunaan media sosial.

 

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Kota Tangerang, Dini Febriyasiana Andriyani, mengatakan KONSSIST 2026 menjadi pelengkap pembelajaran di sekolah. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu membangun karakter sekaligus meningkatkan kemampuan sosial para siswa.

 

Ia menjelaskan bahwa peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun jaringan dengan pelajar dari sekolah lain.

 

Dini juga menilai interaksi langsung sangat penting di tengah tingginya penggunaan gawai oleh remaja. Melalui konferensi tersebut, siswa mendapat kesempatan untuk melatih kemampuan bersosialisasi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

 

Ketua Pelaksana KONSSIST 2026, Kanesha Syahquita, mengatakan tema tahun ini dipilih karena masih banyak pelajar yang sebenarnya memiliki keinginan berkembang, tetapi belum berani mengambil langkah pertama.

 

“Kami melihat banyak pelajar ingin mengeksplorasi hal-hal baru, tetapi masih ragu untuk memulai. Lewat KONSSIST 2026, kami ingin memberikan motivasi, wawasan, dan sudut pandang baru agar mereka berani keluar dari zona nyaman dan menjadi versi terbaik dari diri mereka,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, penyelenggaraan konferensi tahun ini dibuat lebih interaktif dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.

 

Beragam agenda diselenggarakan selama konferensi, mulai dari seminar, talkshow inspiratif, drama musikal, monolog, diskusi kelompok, permainan edukatif, hingga sesi networking. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi para peserta.

 

Panitia juga menghadirkan simulasi penyelesaian studi kasus yang harus diselesaikan secara berkelompok. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan peserta dalam mencari solusi, berdiskusi, serta bekerja sama menghadapi berbagai tantangan.

 

Menariknya, konsep penyelenggaraan KONSSIST 2026 mengadaptasi nuansa dari film Monster University. Seluruh peserta dibagi ke dalam sejumlah faksi dengan nama karakter berbeda. Konsep tersebut diterapkan dalam berbagai tantangan kolaboratif dan sesi pemecahan masalah sehingga suasana konferensi menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

 

Melalui kegiatan ini, KONSSIST 2026 diharapkan menjadi ruang pengembangan diri bagi pelajar di Kota Tangerang. Selain memperoleh inspirasi dari Prilly Latuconsina, para peserta juga mendapatkan pengalaman nyata untuk memperluas relasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.***