Sachrudin Gebrak Kota Tangerang, Masjid Diminta Jadi Benteng Anak Muda dari Krisis Moral

Kilas Banten
21 Mei 2026 12:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerukan penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda dan penguatan kehidupan sosial masyarakat. Seruan itu disampaikan saat menghadiri Silaturahmi Akbar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan pelantikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang di Aula Asrama Haji Provinsi Banten, Kecamatan Cipondoh.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin menegaskan masjid memiliki fungsi strategis yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat ibadah. Menurutnya, masjid harus mampu menjadi pusat pendidikan, pembinaan karakter, penguatan persatuan umat hingga pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Ia menilai tantangan kehidupan modern saat ini membutuhkan peran aktif masjid untuk membangun karakter generasi muda yang kuat secara moral dan sosial. Karena itu, pengurus DKM dan DMI diminta lebih aktif menghadirkan program yang dekat dengan anak muda.

 

“Seperti kita ketahui, masjid memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan umat. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pusat pembinaan akhlak, pusat persatuan umat, hingga pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Sachrudin, Kamis, 21 Mei 2026.

 

Menurut Sachrudin, pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik seperti jalan, gedung atau infrastruktur. Pemerintah daerah juga harus membangun kualitas sumber daya manusia melalui penguatan nilai agama, toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

 

Ia menilai masjid dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat moral masyarakat sekaligus menjaga kehidupan sosial yang harmonis. Karena itu, keberadaan DKM dan DMI dinilai sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan kerukunan warga.

 

“Karena membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, bukan hanya soal jalan dan gedung semata. Tetapi juga bagaimana kita membangun karakter masyarakatnya, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjaga kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi,” katanya.

 

Sachrudin juga mengajak seluruh pengurus masjid untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi generasi muda. Ia berharap masjid tidak lagi dipandang sebagai tempat yang kaku, tetapi menjadi ruang terbuka untuk belajar, berkegiatan dan mengembangkan kreativitas.

 

Menurutnya, anak muda perlu dirangkul sejak dini agar memiliki kedekatan dengan lingkungan masjid. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun generasi yang memiliki kepedulian sosial, karakter kuat dan akhlak yang baik.

 

“Saya juga mengajak seluruh pengurus DKM dan DMI untuk terus menjadikan masjid sebagai ruang yang nyaman bagi generasi muda. Rangkul anak-anak muda kita. Berikan mereka ruang untuk belajar, berkegiatan, berkreasi, dan bertumbuh di lingkungan masjid,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, masjid memiliki peran besar dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

 

Dalam pandangannya, keterlibatan anak muda dalam kegiatan masjid juga menjadi langkah penting untuk menjaga nilai-nilai keislaman tetap relevan di tengah perkembangan zaman dan perubahan sosial masyarakat.

 

Sachrudin berharap DKM dan DMI dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menyebarkan syiar Islam yang damai dan menyejukkan. Ia juga mendorong masjid lebih aktif menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan dan pemberdayaan umat.

 

Menurutnya, masjid yang aktif akan menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus wadah mempererat persaudaraan antarwarga. Kehadiran program yang melibatkan generasi muda diyakini mampu menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis dan produktif.

 

“Karena dari masjidlah akan lahir generasi yang berakhlakul karimah, cerdas, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkas Sachrudin.

 

Kegiatan Silaturahmi Akbar DKM dan pelantikan Ketua DMI Kota Tangerang tersebut dihadiri pengurus masjid dari berbagai wilayah di Kota Tangerang. Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

 

Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, DKM dan DMI dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan berdaya saing di tengah tantangan kehidupan modern.***