Serang

KKN UIN Banten Edukasi Siswa SDN Kemang soal Bullying, Ada “Kotak Cerita” dan Butterfly Hug

KKN Kelompok 68 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten memberikan edukasi tentang bullying dan praktik butterfly hug kepada siswa kelas 4 dan 5 SDN Kemang, Desa Angsana, Kecamatan Mancak.
KKN Kelompok 68 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten memberikan edukasi tentang bullying dan praktik butterfly hug kepada siswa kelas 4 dan 5 SDN Kemang, Desa Angsana, Kecamatan Mancak.

KILAS BANTEN – KKN Kelompok 68 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar sosialisasi tentang bullying dan butterfly hug di SDN Kemang, Desa Angsana, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas 4 dan 5 sebagai upaya membangun pemahaman sejak dini mengenai bahaya perundungan sekaligus cara mengelola emosi.

Kegiatan berlangsung pada 19 Juli 2026. Para siswa mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, menuliskan cerita, hingga mempraktikkan teknik butterfly hug.

Sosialisasi ini mengangkat pentingnya mengenali, mencegah, dan menghadapi bullying. Materi mencakup pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi tindakan tersebut.

Anggota KKN Kelompok 68, Cahya dan Ita, bertugas menyampaikan materi. Keduanya menggunakan pendekatan interaktif agar siswa lebih mudah memahami pembahasan.

Sesi diskusi dan tanya jawab juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pandangan.

Penghulu Kabupaten Serang Perdalam Fikih Akad Nikah, APRI Dorong Regulasi Lebih Jelas

“Metode tersebut diharapkan dapat mendorong keberanian siswa berbicara ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” Kamis, 13 Agustus 2026.

“Kotak Cerita” Jadi Ruang Aman Siswa

Salah satu bagian yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut ialah program “Kotak Cerita”. Melalui kegiatan ini, setiap siswa mendapat kesempatan menuliskan cerita, pengalaman, maupun perasaan yang ingin mereka sampaikan.

Siswa menuliskan cerita di atas selembar kertas. Setelah selesai, mereka memasukkannya ke dalam kotak yang telah disiapkan.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengungkapkan perasaan secara lebih nyaman. Mereka tidak harus menceritakan pengalaman secara langsung di depan teman-temannya.

SDN Kubang Kemiri hingga SMPN 11 Kekurangan Guru, Kota Serang Butuh Tambahan 300 Tenaga Pendidik

“Kotak Cerita” juga menjadi bagian dari upaya menciptakan komunikasi yang lebih terbuka. Dengan cara tersebut, siswa diharapkan memahami bahwa mereka memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang dirasakan.

Belajar Mengelola Emosi Lewat Butterfly Hug

Setelah membahas bullying, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan teknik butterfly hug. Anggota KKN Kelompok 68, Alya, memandu siswa dalam praktik tersebut.

Para siswa mengikuti gerakan butterfly hug secara bersama-sama. Teknik ini diperkenalkan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu menenangkan diri ketika menghadapi emosi seperti sedih, takut, cemas, atau situasi yang tidak menyenangkan.

Praktik dilakukan secara langsung agar siswa tidak hanya mengenal istilahnya. Mereka juga dapat memahami cara melakukannya.

FKUB Kota Serang Deklarasikan Perang terhadap Intoleransi, Bentuk Tim Siaga hingga Dorong Perda Kerukunan Umat Beragama

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Siswa kelas 4 dan 5 SDN Kemang terlihat aktif mengikuti setiap sesi.

Mulai dari pemaparan materi, diskusi, “Kotak Cerita”, hingga praktik butterfly hug, para siswa menunjukkan respons positif.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 68 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap siswa memiliki pemahaman lebih baik mengenai bullying. Siswa juga diharapkan mampu membangun sikap saling menghargai dan peduli terhadap teman.

Selain itu, edukasi ini diharapkan membantu siswa mengenali serta mengelola emosi dengan cara yang tepat.

Kegiatan sosialisasi bullying dan butterfly hug tersebut menjadi salah satu langkah edukatif untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi KKN Kelompok 68 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak di lingkungan sekolah.***

× Advertisement
× Advertisement