Tangerang

BPBD Kota Tangerang Siaga Penuh, 4 Kecamatan Jadi Fokus Mitigasi Banjir Jelang Musim Hujan

×

BPBD Kota Tangerang Siaga Penuh, 4 Kecamatan Jadi Fokus Mitigasi Banjir Jelang Musim Hujan

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD Kota Tangerang memberikan sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada perwakilan warga di Kecamatan Ciledug sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.
Petugas BPBD Kota Tangerang memberikan sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada perwakilan warga di Kecamatan Ciledug sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan.

KILAS BANTEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan.

Sebanyak empat kecamatan menjadi prioritas dalam program sosialisasi mitigasi bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir dan kebakaran.

Program tersebut dimulai di Kecamatan Ciledug pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurangi risiko bencana di kawasan yang selama ini kerap terdampak genangan saat curah hujan meningkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangerang, Mursiman, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Kajian Risiko Bencana Kota Tangerang 2026-2030. Kajian itu memetakan sembilan potensi ancaman bencana yang harus diantisipasi secara bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Mursiman, memasuki musim penghujan, sejumlah kawasan di Kota Tangerang memiliki potensi banjir yang cukup tinggi. Wilayah seperti Perumahan Puri Kartika, Griya Kencana, hingga Pondok Langka menjadi beberapa lokasi yang selama ini sering mengalami genangan.

“Dalam waktu dekat kita sudah hampir memasuki musim hujan. Bencana banjir kerap menjadi langganan di beberapa wilayah. Antisipasi kami adalah melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih tanggap dan siap, serta dilanjutkan dengan simulasi di lapangan,” kata Mursiman, Rabu (4/11/2026).

Ia menambahkan, setelah pelaksanaan di Kecamatan Ciledug, sosialisasi akan berlanjut ke Kecamatan Cipondoh, Karang Tengah, serta satu kecamatan lainnya pada pekan berikutnya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memahami langkah penyelamatan diri sekaligus mampu berkoordinasi dengan aparat saat terjadi kondisi darurat.

Baca Juga  Program Cek Kesehatan Gratis Masuk Kejari Tangerang, Aparat Harus Prima, Layanan Hukum Didorong Lebih Maksimal

Sebelumnya, BPBD Kota Tangerang juga telah menjalankan Program Kelurahan Tangguh Bencana di 20 kelurahan. Program itu bertujuan membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kemampuan warga dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Selain edukasi, BPBD mengajak masyarakat memperkuat upaya pencegahan melalui kerja bakti rutin, membersihkan lingkungan, serta menormalisasi saluran air agar tidak tersumbat ketika hujan deras mengguyur.

“Hasil sosialisasi ini juga harus diteruskan ke tetangga dan pengurus RT/RW agar semua warga kompak dan siap siaga,” ujar Mursiman.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Ciledug, Buchori, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang diikuti sekitar 70 perwakilan warga dari berbagai kelurahan. Menurutnya, tingginya kepadatan penduduk di Ciledug membuat wilayah tersebut memiliki kerentanan terhadap banjir maupun kebakaran sehingga dibutuhkan kesiapan seluruh elemen masyarakat.

“Ini sangat baik dan diterima oleh warga. Mengingat kepadatan penduduk di Ciledug, kita harus siap tanggap berkoordinasi dengan dinas terkait dan rekan-rekan di wilayah untuk mengantisipasi potensi bencana seperti banjir dan kebakaran,” tutur Buchori.

BPBD Kota Tangerang berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan kesiapsiagaan yang semakin baik, dampak bencana saat musim hujan diharapkan dapat diminimalkan sehingga keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.***

error: