Gerak Cepat Muhammadiyah Banten, Ada 15 Relawan Diterjunkan ke Aceh Tamiang untuk Misi Kemanusiaan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan 15 relawan MDMC Banten di Kantor PWM Banten, Kota Serang, sebelum diberangkatkan menuju Aceh Tamiang untuk misi kemanusiaan.

i

Pelepasan 15 relawan MDMC Banten di Kantor PWM Banten, Kota Serang, sebelum diberangkatkan menuju Aceh Tamiang untuk misi kemanusiaan.

KILAS BANTEN – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten menunjukkan respons cepat terhadap bencana di Aceh Tamiang dengan menerjunkan 15 relawan kemanusiaan. Para relawan ini disiapkan untuk memberikan bantuan terpadu, mulai dari layanan kesehatan, pendampingan psikososial, hingga distribusi logistik bagi warga terdampak.

Pelepasan relawan digelar di Kantor PWM Banten, Jalan Ki Ajurum, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya misi kemanusiaan Muhammadiyah Banten di wilayah terdampak bencana.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banten, Rijal Alam Muhammadi, menjelaskan bahwa relawan yang diberangkatkan merupakan tim terpadu dengan keahlian yang saling melengkapi. Tim ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak di fase tanggap darurat sekaligus mendukung pemulihan awal pascabencana.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total relawan yang berangkat sebanyak 15 orang. Mereka terdiri dari tiga tenaga medis, lima relawan psikososial, lima relawan logistik, satu petugas data dan informasi, serta satu personel manajemen pos komando,” kata Rijal, Sabtu, 20 Desember 2025.

Baca Juga  Istighotsah Akbar Harlah ke-103 NU di Banten, Wagub Dimyati Gaungkan Muhasabah dan Persatuan Nasional

Rijal menuturkan, tenaga medis akan fokus memberikan layanan kesehatan dasar bagi korban bencana. Tim ini diharapkan mampu menangani kasus darurat sekaligus membantu mencegah penyakit yang kerap muncul setelah bencana. Di sisi lain, tim psikososial akan mendampingi korban secara mental dan emosional, terutama anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya.

Untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, MDMC Banten juga menugaskan lima personel logistik. Mereka bertanggung jawab atas pengelolaan dan distribusi bantuan agar tepat sasaran. Selain itu, satu relawan akan mengelola data dan informasi lapangan, sementara satu lainnya mengoordinasikan seluruh aktivitas melalui manajemen pos komando.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
Muhammadiyah Banten mengirim 15 relawan ke Aceh Tamiang untuk membantu korban bencana. Relawan membawa layanan medis, pendampingan psikososial, dan bantuan logistik didukung dana Rp737 juta dari Lazismu.

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru