Banten

Gerak Cepat Muhammadiyah Banten, Ada 15 Relawan Diterjunkan ke Aceh Tamiang untuk Misi Kemanusiaan

Pelepasan 15 relawan MDMC Banten di Kantor PWM Banten, Kota Serang, sebelum diberangkatkan menuju Aceh Tamiang untuk misi kemanusiaan.
Pelepasan 15 relawan MDMC Banten di Kantor PWM Banten, Kota Serang, sebelum diberangkatkan menuju Aceh Tamiang untuk misi kemanusiaan.

KILAS BANTEN – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten menunjukkan respons cepat terhadap bencana di Aceh Tamiang dengan menerjunkan 15 relawan kemanusiaan. Para relawan ini disiapkan untuk memberikan bantuan terpadu, mulai dari layanan kesehatan, pendampingan psikososial, hingga distribusi logistik bagi warga terdampak.

Pelepasan relawan digelar di Kantor PWM Banten, Jalan Ki Ajurum, Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya misi kemanusiaan Muhammadiyah Banten di wilayah terdampak bencana.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banten, Rijal Alam Muhammadi, menjelaskan bahwa relawan yang diberangkatkan merupakan tim terpadu dengan keahlian yang saling melengkapi. Tim ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak di fase tanggap darurat sekaligus mendukung pemulihan awal pascabencana.

“Total relawan yang berangkat sebanyak 15 orang. Mereka terdiri dari tiga tenaga medis, lima relawan psikososial, lima relawan logistik, satu petugas data dan informasi, serta satu personel manajemen pos komando,” kata Rijal, Sabtu, 20 Desember 2025.

Rijal menuturkan, tenaga medis akan fokus memberikan layanan kesehatan dasar bagi korban bencana. Tim ini diharapkan mampu menangani kasus darurat sekaligus membantu mencegah penyakit yang kerap muncul setelah bencana. Di sisi lain, tim psikososial akan mendampingi korban secara mental dan emosional, terutama anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya.

Pemkot Serang Dorong Kolaborasi Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat untuk Perkuat Perlindungan Anak

Untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, MDMC Banten juga menugaskan lima personel logistik. Mereka bertanggung jawab atas pengelolaan dan distribusi bantuan agar tepat sasaran. Selain itu, satu relawan akan mengelola data dan informasi lapangan, sementara satu lainnya mengoordinasikan seluruh aktivitas melalui manajemen pos komando.

Seluruh relawan dijadwalkan berangkat menuju Aceh Tamiang pada Minggu, 21 Desember 2025. Mobilisasi dilakukan melalui jalur darat dan udara, menyesuaikan kondisi lapangan serta efektivitas waktu tempuh.

“Kami berharap semua relawan dapat menjalankan tugas secara optimal dan kembali ke Banten dalam keadaan sehat dan lengkap,” ujar Rijal.

Dukungan pendanaan menjadi elemen penting dalam misi ini. Ketua Lazismu Banten, Cahyo Hendro Atmoko, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp737 juta untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera. Dana tersebut berasal dari donasi masyarakat, Lazismu daerah, dan para donatur.

Cahyo memastikan seluruh dana dikelola secara transparan dan akuntabel. Dana itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban, seperti logistik, layanan kesehatan, serta dukungan pemulihan.

Festival Cisadane 2026 Tanam Pohon dan Bersihkan Sungai, Sachrudin Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan

“Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuannya melalui Lazismu Banten,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PWM Banten, Prof Zakaria Syafei, secara simbolis melepas keberangkatan relawan. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual Muhammadiyah.

“Misi ini adalah bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Membantu sesama yang tertimpa musibah adalah ajaran Islam yang harus diwujudkan,” kata Zakaria.

Ia juga mengapresiasi kepedulian warga Muhammadiyah yang konsisten hadir dalam berbagai krisis kemanusiaan, baik di dalam maupun luar negeri. Zakaria mengingatkan relawan untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas.

Menurutnya, aksi kemanusiaan bukan sekadar kerja sosial, tetapi juga investasi akhirat yang bernilai ibadah.

Hibah 2 Sepeda Motor, Pemkot Serang Perkuat Sinergi dengan Kemenag untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

× Advertisement
× Advertisement