Ari Nurohman ditetapkan sebagai Ketua PDPM Kota Serang periode terbaru usai Musyda IV di Hotel Nunia Tamansari, Kota Serang, Sabtu, 20 Desember 2025KILAS BANTEN – Musyawarah Daerah (Musyda) ke-IV Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Serang menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Forum tertinggi tingkat daerah ini digelar di Hotel Nunia Tamansari, Kota Serang, Sabtu, 20 Desember 2025. Musyda tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk evaluasi, konsolidasi, dan regenerasi kader.
Musyda IV PDPM Kota Serang dibuka secara resmi oleh Ketua PDPM Kota Serang periode 2021–2025, Ayatullah Qaumi. Dalam sambutannya, Ayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus yang telah membersamainya selama satu periode kepemimpinan. Ia menilai keberlangsungan organisasi selama empat tahun terakhir tidak lepas dari soliditas dan kerja kolektif seluruh kader.
“Terima kasih kepada rekan-rekan pengurus PDPM periode 2021–2025 yang telah membersamai saya selama satu periode penuh,” ujar Ayatullah Qaumi, Minggu, 21 Desember 2025.
Ayat menekankan bahwa Musyda memiliki arti strategis bagi Pemuda Muhammadiyah. Menurutnya, forum ini menjadi sarana refleksi atas program kerja yang telah dijalankan sekaligus ruang untuk menyusun langkah dan arah organisasi ke depan. Tantangan sosial, politik, dan keumatan yang terus berubah, kata dia, menuntut Pemuda Muhammadiyah bergerak lebih adaptif dan progresif.
Ia juga menyampaikan harapan besar kepada kepemimpinan berikutnya. Ayat berharap ketua terpilih mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat basis kader, serta merespons persoalan generasi muda di Kota Serang dengan pendekatan yang solutif dan berkelanjutan.
Dalam proses suksesi kepemimpinan, Ayatullah Qaumi menegaskan sikap netral. Ia menyatakan tidak akan mengarahkan dukungan kepada kandidat mana pun. Menurutnya, seluruh kader memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri dan berkompetisi secara sehat sesuai mekanisme organisasi.
“Silakan berkompetisi. Saya tidak mengarahkan kepada siapa pun calon yang akan menjadi ketua,” tegasnya.
Sikap tersebut mendapat sambutan positif dari peserta Musyda. Banyak kader menilai pernyataan itu mencerminkan komitmen terhadap nilai demokrasi dan keterbukaan yang menjadi prinsip dasar Pemuda Muhammadiyah. Proses regenerasi diharapkan berjalan transparan, objektif, dan mengedepankan kepentingan organisasi.
Rangkaian Musyda IV PDPM Kota Serang berlangsung dinamis hingga sore hari. Peserta mengikuti sejumlah agenda penting, mulai dari sidang pleno, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2025, hingga pembahasan program dan rekomendasi strategis organisasi. Forum kemudian menetapkan sembilan orang sebagai formatur yang diberi mandat untuk menyusun kepengurusan periode selanjutnya.
Sembilan formatur tersebut adalah Ari Nurohman, Ade Rohmanudin, Khaerul Anam, Moh. Fahmi Abduh, Rizal Muhammadi, Mumu, Erif Fahmi, Muhammad Rifai, dan Samani. Penetapan formatur menjadi tahapan krusial karena menentukan arah dan komposisi pimpinan harian PDPM Kota Serang ke depan.
Para formatur selanjutnya menggelar musyawarah internal. Proses berlangsung dalam suasana dialogis dan mengedepankan mufakat. Pertimbangan kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta komitmen kader menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan. Musyawarah ini mencerminkan budaya kolektif dan etos kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh Pemuda Muhammadiyah.
Hasil musyawarah formatur menetapkan Ari Nurohman sebagai Ketua PDPM Kota Serang periode terbaru. Ade Rohmanudin dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris, sementara Moh. Fahmi Abduh ditunjuk sebagai Bendahara.