Serang

ISNU Kota Serang Gaspol Kawal Kebijakan Pro Rakyat, DPRD Buka Pintu Kolaborasi Intelektual

×

ISNU Kota Serang Gaspol Kawal Kebijakan Pro Rakyat, DPRD Buka Pintu Kolaborasi Intelektual

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menerima audiensi pengurus ISNU Kota Serang di ruang kerja DPRD, membahas sinergi kelembagaan dan penguatan kebijakan publik, Selasa, 6 Januari 2026
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menerima audiensi pengurus ISNU Kota Serang di ruang kerja DPRD, membahas sinergi kelembagaan dan penguatan kebijakan publik, Selasa, 6 Januari 2026

KILAS BANTEN – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026. Pertemuan ini sekaligus menandai penguatan sinergi antara legislatif dan kelompok intelektual di daerah.

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menerima langsung jajaran pengurus ISNU Kota Serang di ruang kerjanya. Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas peran strategis kaum intelektual muda Nahdliyyin dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat demokrasi lokal, serta meningkatkan kualitas kebijakan publik.

Muji Rohman menyambut positif kehadiran ISNU Kota Serang. Ia menilai organisasi yang beranggotakan sarjana dan akademisi Nahdlatul Ulama memiliki kontribusi penting dalam proses pembangunan dan perumusan kebijakan daerah.

“DPRD Kota Serang sangat terbuka untuk bersinergi dengan ISNU. Peran sarjana Nahdlatul Ulama sangat strategis dalam memberikan gagasan, kritik yang konstruktif, serta solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah,” ujar Muji.

Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menerima audiensi pengurus ISNU Kota Serang di ruang kerja DPRD, membahas sinergi kelembagaan dan penguatan kebijakan publik, Selasa, 6 Januari 2026
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menerima audiensi pengurus ISNU Kota Serang di ruang kerja DPRD, membahas sinergi kelembagaan dan penguatan kebijakan publik, Selasa, 6 Januari 2026

Menurut Muji, DPRD tidak dapat bekerja secara optimal jika hanya mengandalkan mekanisme internal lembaga. Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan membutuhkan masukan dari masyarakat sipil, terutama dari kelompok intelektual yang memiliki kapasitas keilmuan dan pengalaman lapangan.

“Kami berharap ISNU dapat menjadi mitra strategis DPRD dalam mengawal kebijakan publik agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Muji juga menekankan pentingnya landasan akademik dalam setiap kebijakan yang dihasilkan pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi dengan ISNU dapat memperkaya sudut pandang DPRD dalam menyusun regulasi dan mengawasi pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga  Budi Rustandi Tegaskan Tak Ada Permainan Satpol PP dan THM, Revisi Perda PUK Didorong Perkuat Sanksi

“Dengan dukungan kajian dan pemikiran akademis, kebijakan yang lahir tidak hanya responsif terhadap masalah, tetapi juga berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Muji.

Sementara itu, Ketua ISNU Kota Serang, Asep Najmutsakib, menyatakan kesiapan organisasinya untuk berperan aktif dalam pembangunan Kota Serang. Ia menegaskan bahwa ISNU ingin hadir sebagai mitra kritis sekaligus solutif bagi DPRD dan pemerintah daerah.

“ISNU siap mengawal kebijakan publik dan menjadi mitra DPRD Kota Serang. Kami ingin memastikan pembangunan daerah berjalan seimbang, berkeadilan, serta berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan,” kata Asep, Rabu, 7 Januari 2026.

Asep menjelaskan, ISNU memiliki sumber daya intelektual dari berbagai latar belakang keilmuan yang siap dilibatkan dalam forum-forum diskusi kebijakan. Keterlibatan akademisi, menurut dia, sangat penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Menurut Asep, kebijakan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus memberi perhatian serius pada peningkatan kualitas masyarakat.

“Pembangunan yang berkelanjutan harus menyentuh aspek pendidikan, kapasitas masyarakat, dan penguatan nilai sosial. Di sinilah peran kaum intelektual dibutuhkan,” ujarnya.

Audiensi tersebut ditutup dengan kesepahaman untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dan berkelanjutan. DPRD Kota Serang dan ISNU sepakat menjajaki berbagai bentuk kerja sama, mulai dari diskusi kebijakan, kajian akademik, hingga pendampingan kebijakan publik.

Dengan terjalinnya sinergi ini, DPRD dan ISNU berharap peran wakil rakyat dan kaum intelektual dapat berjalan seiring. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan Kota Serang secara lebih partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.