Tangerang

Perpustakaan Kota Tangerang Diserbu Warga untuk Belajar AI Gratis, Kesempatan Asah Kreativitas hingga Raup Peluang Cuan

×

Perpustakaan Kota Tangerang Diserbu Warga untuk Belajar AI Gratis, Kesempatan Asah Kreativitas hingga Raup Peluang Cuan

Sebarkan artikel ini
Peserta mengikuti Kelas Literasi Artificial Intelligence (AI) gratis yang digelar DPAD Kota Tangerang. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era teknologi.
Peserta mengikuti Kelas Literasi Artificial Intelligence (AI) gratis yang digelar DPAD Kota Tangerang. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital dan kreativitas masyarakat di era teknologi.

KILAS BANTEN – Perpustakaan Kota Tangerang kembali menunjukkan perubahan besar dalam pelayanan kepada masyarakat. Kini, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca ribuan koleksi buku, tetapi juga berkembang sebagai pusat pembelajaran modern yang menghadirkan berbagai pelatihan gratis. Salah satu program yang menarik perhatian publik adalah Kelas Literasi Artificial Intelligence (AI) yang diikuti hampir 33 peserta dari berbagai wilayah di Kota Tangerang.

Program tersebut menjadi bukti bahwa perpustakaan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Melalui pelatihan ini, masyarakat mendapatkan kesempatan mempelajari kecerdasan buatan secara praktis agar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk meningkatkan produktivitas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, mengatakan penyelenggaraan kelas AI merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat literasi masyarakat sekaligus membekali warga dengan kemampuan yang relevan di era digital.

“Melalui kelas-kelas yang digelar, masyarakat dapat belajar berbagai hal secara langsung dan praktis. Sekarang perpustakaan membawa kelas-kelas. Kita kelas, karena perpustakaan kelas,” ujar Engkos, Rabu, 16 September 2026.

Menurutnya, materi yang diberikan tidak sekadar memperkenalkan teknologi Artificial Intelligence. Peserta juga diajak memahami cara memanfaatkan AI secara bijak dan produktif sehingga mampu mendukung aktivitas sehari-hari, pekerjaan, hingga pengembangan usaha.

Engkos menjelaskan, pemilihan tema AI dilakukan karena teknologi tersebut kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Banyak aktivitas yang mulai memanfaatkan kecerdasan buatan sehingga masyarakat perlu memiliki pemahaman yang benar agar dapat memaksimalkan manfaatnya.

Seluruh peserta mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya. Pendaftaran dilakukan secara mandiri setelah informasi diumumkan melalui akun Instagram resmi DPAD Kota Tangerang. Program ini terbuka bagi warga Kota Tangerang yang ingin meningkatkan kemampuan di bidang teknologi digital.

Baca Juga  Jalan Rusak di Kota Tangerang Kini Bisa Dilaporkan 24 Jam, Pemkot Klaim 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

Selain Kelas Literasi AI, DPAD Kota Tangerang juga rutin menggelar berbagai pelatihan keterampilan lainnya. Sejumlah kelas yang telah diselenggarakan meliputi ecoprint, komputer, public speaking, menulis, hingga melukis. Seluruh program tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya kreativitas baru.

Ke depan, perpustakaan juga akan menghadirkan pelatihan pemanfaatan kain perca. Melalui program tersebut, masyarakat diajak mengolah limbah tekstil menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

“Semua gratis. Tinggal siapkan mental dan diri, belajar, siapkan motivasi untuk belajar,” kata Engkos.

Salah seorang peserta, Fida, warga Karang Tengah, mengaku mengetahui informasi mengenai kelas tersebut dari temannya yang pernah mengikuti pelatihan serupa. Setelah melihat pengumuman melalui Instagram DPAD Kota Tangerang, ia langsung mendaftarkan diri karena ingin memahami lebih jauh tentang teknologi AI.

Menurut Fida, kecerdasan buatan dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, terutama dalam bidang fesyen yang sedang ia tekuni. Ia berharap teknologi tersebut mampu membantu menemukan ide-ide baru dan memperkaya proses desain yang sedang dipelajarinya.

“Saya ingin memanfaatkan AI untuk mencari ide dan mengembangkan keterampilan, terutama untuk fesyen,” ujarnya.

Program Kelas Literasi AI diharapkan mampu meningkatkan kemampuan digital masyarakat Kota Tangerang sekaligus memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi modern. Selain mengikuti perkembangan zaman, peserta juga didorong mengubah kreativitas menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.

Melalui berbagai pelatihan gratis tersebut, Perpustakaan Kota Tangerang terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar sepanjang hayat. Transformasi ini menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan era digital, meningkatkan kompetensi, serta membuka kesempatan baru melalui inovasi dan kreativitas.***