KILAS BANTEN – Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Muhammad Ishom, menegaskan keabsahan Surat Keputusan (SK) pembentukan Ikatan Alumni periode 2026–2030. Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk tetap solid dan berperan aktif dalam membangun kampus. Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi alumni lintas generasi di lingkungan kampus.
Pertemuan berlangsung hangat dan terbuka. Sejumlah alumni hadir dari berbagai era, mulai dari masa STAIN, IAIN, hingga UIN. Di antaranya Aminudin dan Jazuli. Mereka datang untuk meminta penjelasan langsung terkait dasar hukum SK yang menjadi pijakan organisasi alumni terbaru.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam forum tersebut, Prof Ishom menekankan pentingnya hubungan erat antara kampus dan alumni. Ia menyebut komunikasi harus terus dijaga dan diperkuat. Menurutnya, alumni memiliki posisi strategis dalam mendukung perkembangan institusi.
“Komunikasi dengan alumni terus berjalan. Sebelumnya kami juga bertemu dengan ikatan alumni pascasarjana yang diketuai Denny Rusli,” ujar Prof Ishom, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sinergi antara kampus dan alumni bukan sekadar formalitas. Kolaborasi ini dinilai penting untuk pengembangan akademik dan non-akademik. Alumni dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas jejaring serta meningkatkan reputasi kampus.
Lebih lanjut, Prof Ishom memaparkan dasar hukum pembentukan Ikatan Alumni. Ia merujuk pada Peraturan Menteri Agama Nomor 32 Tahun 2017 tentang Statuta UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Dalam regulasi itu, alumni diakui sebagai bagian penting dalam ekosistem perguruan tinggi.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















