KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mempercepat tahapan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah di ibu kota Provinsi Banten.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan proses pembebasan lahan untuk proyek strategis tersebut ditargetkan selesai pada bulan ini sebelum masuk ke tahapan pelelangan oleh pemerintah pusat.
“Di Kota Serang akan dibangun PSEL. Proses pembebasan lahan bulan ini insyaallah selesai dan tahap selanjutnya sudah diserahkan ke kementerian untuk dilakukan lelang,” ujar Budi Rustandi, Selasa 12 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pembangunan PSEL menjadi bagian dari program nasional dalam penanganan persoalan sampah perkotaan yang terus meningkat setiap tahun.
Pemkot Serang saat ini hanya perlu menyelesaikan pembebasan tambahan lahan seluas 5 hektar sesuai arahan kementerian. Lahan tersebut sedang dalam proses pengadaan dan administrasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Dari kebutuhan lahan yang ada, kita hanya kekurangan sekitar 5 hektar. Sekarang sedang proses pembelanjaan lahan dan insyaallah bulan ini selesai,” katanya.
Budi menjelaskan, dukungan dari BPN juga terus berjalan, terutama dalam percepatan penerbitan sertifikat lahan karena proyek tersebut masuk dalam program prioritas pemerintah pusat.
Ia menyebut pembangunan PSEL di Kota Serang ditargetkan selesai pada 2028 sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Insyaallah 2028 selesai sesuai target pusat dan mudah-mudahan persoalan sampah di Kota Serang bisa teratasi,” ungkapnya.
Penulis : Taman
Halaman : 1 2 Selanjutnya
















