SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangerang

Sachrudin-Maryono Serukan Perang Melawan Hoaks, Pengajian Pemkot Tangerang Jadi Ajang Perkuat Persatuan Warga

Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono mengajak masyarakat melawan hoaks dan menjaga kondusivitas kota dalam pengajian bulanan Pemkot Tangerang yang juga membahas program prioritas daerah.
Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono mengajak masyarakat melawan hoaks dan menjaga kondusivitas kota dalam pengajian bulanan Pemkot Tangerang yang juga membahas program prioritas daerah.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar pengajian bulanan bersama pegawai dan masyarakat sebagai upaya memperkuat spiritualitas sekaligus menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi digital. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, Kamis malam, 21 Mei 2026.

 

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, hadir langsung bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. Pengajian rutin itu tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan pemerintah untuk menyampaikan program pembangunan daerah dan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks.

 

Dalam keterangannya, Sachrudin menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan bekerja dan kekuatan iman dalam menjalankan pelayanan publik. Menurutnya, aparatur pemerintah harus memiliki kompetensi yang baik sekaligus moral dan integritas yang kuat.

Fotografer Muda Kota Tangerang Panen Peluang, Disbudpar Buka Sertifikasi BNSP Gratis untuk Tingkatkan Daya Saing

 

“Pengajian ini bertujuan untuk terus meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Selain memiliki kompetensi yang baik, pelayanan publik juga harus didukung dengan keimanan yang kuat,” ujar Sachrudin, Jumat, 22 Mei 2026.

 

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tangerang saat ini terus mempercepat sejumlah program prioritas daerah, terutama penanganan banjir, perbaikan infrastruktur, dan pengelolaan sampah perkotaan.

 

Pemuda Kota Tangerang Tembus Istana Merdeka Usai Raih Gelar Suara Bass Terbaik Banten, Bakal Tampil HUT ke-81 RI

Salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

 

Menurut Sachrudin, penanganan banjir membutuhkan kerja sama lintas daerah. Karena itu, Pemkot Tangerang terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

 

“Terkait program daerah, Pemkot Tangerang bergerak cepat dalam penanganan banjir, salah satunya melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk, serta memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Jalan Iskandar Muda Rusak Mulai Dibenahi, Warga Neglasari Tangerang Rasakan Perubahan Signifikan

 

Selain fokus pada penanganan banjir, pemerintah juga mendorong solusi jangka panjang untuk persoalan sampah. Salah satunya melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL.

 

Sachrudin menilai persoalan sampah harus ditangani secara berkelanjutan karena volume sampah di perkotaan terus meningkat setiap tahun. Melalui proyek tersebut, pemerintah berharap pengelolaan sampah dapat lebih modern dan ramah lingkungan.

 

“Untuk persoalan persampahan, solusi harus dilakukan secara berkesinambungan dan jangka panjang melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” tegasnya.

 

Ia juga memastikan pemerintah tetap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan jalan dan persoalan infrastruktur lainnya. Menurutnya, seluruh aduan warga akan diproses berdasarkan tingkat prioritas kebutuhan di lapangan.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Ia menilai maraknya hoaks dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi kondusif di tengah masyarakat.

 

Maryono meminta warga tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

 

“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah termakan isu hoaks yang berkembang di tengah masyarakat. Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya sehingga memicu keresahan,” ungkap Maryono.

 

Menurutnya, menjaga keamanan dan persatuan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan Kota Tangerang.

 

“Besar harapan kami kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun, mendukung, serta mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kota Tangerang tercinta agar senantiasa berkah dan dilindungi Allah SWT,” pungkasnya.

 

Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, dan tausiah agama. Kegiatan itu menjadi simbol penguatan spiritual sekaligus ajakan menjaga harmoni sosial di tengah perkembangan informasi digital yang semakin cepat.***

× Advertisement
× Advertisement