KILAS BANTEN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang kembali menghadirkan layanan pemotongan hewan kurban melalui Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bayur. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan tempat penyembelihan hewan yang aman, higienis, dan terjangkau.
Layanan tersebut menjadi solusi bagi warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan memiliki keterbatasan lahan untuk melakukan pemotongan hewan kurban secara mandiri. Pemkot Tangerang memastikan seluruh fasilitas di RPH Bayur siap digunakan masyarakat umum selama momentum Iduladha tahun ini.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) RPH Bayur, Suhendriawan, mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat merasa nyaman menggunakan fasilitas tersebut.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik di RPH Bayur. Masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas pemotongan hewan yang lengkap, bersih, dan tentunya terjangkau,” ujar Suhendriawan, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, RPH Bayur dirancang untuk mendukung proses pemotongan hewan kurban yang sesuai standar kebersihan dan kesehatan lingkungan. Selain itu, petugas juga disiapkan untuk membantu proses penyembelihan agar berjalan tertib dan aman.
Ia menilai keberadaan RPH Bayur sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan dengan area terbatas.
“Warga yang berada di kawasan pemukiman padat bisa memanfaatkan RPH Bayur sebagai tempat pemotongan hewan kurban,” katanya.
Pemkot Tangerang juga memastikan biaya retribusi pemotongan hewan tidak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Masyarakat hanya perlu membayar Rp60 ribu per ekor untuk menggunakan fasilitas tersebut.
Dengan tarif itu, masyarakat sudah dapat menikmati layanan pemotongan yang dinilai lebih tertata dan higienis dibanding pelaksanaan pemotongan di area permukiman terbuka.
RPH Bayur sendiri memiliki kapasitas hingga 300 ekor hewan. Kapasitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.
Suhendriawan mengungkapkan minat masyarakat menggunakan layanan RPH Bayur terus meningkat setiap tahun. Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh kualitas fasilitas serta pelayanan yang semakin baik.
“Antusias masyarakat semakin meningkat karena fasilitas dan pelayanannya sudah terjamin. Jadi masyarakat tidak perlu ragu untuk memanfaatkan RPH Bayur dan pendaftaran sudah bisa dilakukan dari sekarang,” tambahnya.
Selain menghadirkan fasilitas lengkap dengan biaya terjangkau, RPH Bayur juga mulai menerapkan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah transaksi agar lebih cepat, praktis, dan transparan.
Melalui sistem pembayaran non tunai itu, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar saat melakukan pembayaran retribusi pemotongan hewan kurban.
Pemkot Tangerang berharap layanan ini dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah kurban dengan lebih nyaman dan sesuai aturan kesehatan lingkungan. Kehadiran RPH Bayur juga diharapkan mampu mengurangi praktik pemotongan hewan di area permukiman yang berpotensi menimbulkan persoalan kebersihan.
Selain itu, layanan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan fasilitas modern dan sistem pembayaran digital, RPH Bayur diproyeksikan kembali menjadi pilihan utama warga Kota Tangerang menjelang Iduladha tahun ini.***

