Banten

Andra Soni Dorong Karnaval Panjang Mulud Diusulkan Jadi Agenda Nasional, Tradisi Banten Siap Mendunia

×

Andra Soni Dorong Karnaval Panjang Mulud Diusulkan Jadi Agenda Nasional, Tradisi Banten Siap Mendunia

Sebarkan artikel ini
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026), sekaligus mendorong tradisi tersebut masuk dalam Kalender Acara Nusantara.
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026), sekaligus mendorong tradisi tersebut masuk dalam Kalender Acara Nusantara.

KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni mendorong Karnaval Panjang Mulud menjadi agenda budaya tahunan yang masuk dalam Kalender Acara Nusantara. Langkah itu diharapkan memberi pengakuan lebih luas terhadap tradisi khas masyarakat Banten sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Usulan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten yang berlangsung di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurut Andra Soni, pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada upaya menjaga tradisi. Kegiatan budaya juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi lokal.

Ia mengapresiasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten yang dipimpin KH Bunyamin Hafidz karena menggagas penyelenggaraan Karnaval Panjang Mulud sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-26 Provinsi Banten.

“Kita mengapresiasi gagasan dari kawan-kawan DMI yang menyarankan pelaksanaan Panjang Mulud sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi sekaligus memeriahkan HUT ke 26 Provinsi Banten. Kita ingin kegiatan ini berlanjut dan menjadi bagian dari Kalender Acara Nusantara,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, Karnaval Panjang Mulud memiliki nilai budaya yang kuat dan berpotensi menjadi magnet wisata. Tradisi tersebut dinilai mampu memperkenalkan kekayaan budaya Banten kepada masyarakat dari berbagai daerah apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Andra Soni juga melihat tingginya antusiasme masyarakat sebagai bukti bahwa Panjang Mulud masih menjadi tradisi yang hidup dan mendapat tempat di tengah masyarakat. Minat peserta yang tinggi menjadi modal penting untuk memperbesar penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga  Andra Soni Tantang HIPMI Banten Kuasai Bisnis Pangan, Ekonomi Melonjak 5,64 Persen

“Ini adalah cara kita bergerak dari identitas menuju produktivitas yang berkualitas. Kesimpulannya, kita sepakat bahwa acara ini harus dilanjutkan,” tegasnya.

Karnaval Panjang Mulud tingkat Provinsi Banten tahun 2026 merupakan penyelenggaraan perdana dalam skala provinsi. Pesertanya berasal dari berbagai unsur, mulai dari Dewan Masjid Indonesia, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota, hingga kelompok masyarakat.

Meski demikian, jumlah peserta masih dibatasi. Pemerintah Provinsi Banten menyesuaikan kapasitas lokasi karena kegiatan tersebut baru pertama kali digelar.

Andra Soni mengungkapkan jumlah pendaftar sebenarnya jauh melampaui kuota yang tersedia, sehingga tidak seluruh calon peserta dapat diakomodasi.

Sementara itu, Ketua DMI Provinsi Banten KH Bunyamin Hafidz mengatakan sekitar 2.000 orang ikut meramaikan Karnaval Panjang Mulud tahun ini. Ia memastikan sinergi antara DMI Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten akan terus diperkuat agar penyelenggaraan berikutnya berlangsung lebih besar.

Menurut Bunyamin, pelaksanaan tahun depan direncanakan lebih meriah. Selain memperebutkan Piala Gubernur Banten, lokasi acara juga akan dipindahkan ke kawasan alun-alun agar mampu menampung lebih banyak peserta dan pengunjung.

“Insyaallah sesuai arahan Gubernur, tahun depan kita akan laksanakan lagi dan akan memperebutkan Piala Gubernur. Rencananya, pelaksanaan tahun depan akan digelar di alun-alun agar tempatnya lebih luas dan bisa menampung lebih banyak peserta,” kata Bunyamin.

Rencana tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Karnaval Panjang Mulud sebagai salah satu agenda budaya unggulan Banten. Selain menjaga kelestarian tradisi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan budaya Banten ke tingkat nasional.***