Banten

Andra Soni Gandeng PII Bangun SDM Unggul Banten, Program Sekolah Gratis Diperluas hingga Madrasah Aliyah

Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, membahas kolaborasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan kepemimpinan pelajar.
Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, membahas kolaborasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan kepemimpinan pelajar.

KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepelajaran dalam upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

 

Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni memberikan apresiasi terhadap kiprah Pelajar Islam Indonesia yang telah hadir dan berkontribusi bagi dunia pendidikan nasional sejak 1947. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki sejarah panjang dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus melahirkan banyak tokoh yang berpengaruh di berbagai bidang.

 

“Kami mengapresiasi PII yang terus eksis dari 1947 hingga saat ini. Banyak tokoh besar yang lahir dari PII,” ujar Andra Soni, Jumat, 12 Juni 2026.

Pemkot Serang Dorong Kolaborasi Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat untuk Perkuat Perlindungan Anak

 

Ia menilai keberadaan PII tidak hanya penting sebagai organisasi pelajar, tetapi juga sebagai wadah pembinaan kepemimpinan dan pengembangan karakter generasi muda Indonesia.

 

Pada kesempatan itu, Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa, untuk terlibat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mempercepat kemajuan Banten.

 

Festival Cisadane 2026 Tanam Pohon dan Bersihkan Sungai, Sachrudin Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan

“Saya terbuka untuk seluruh kelompok pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang ingin berdialog, yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.

 

Selain membahas peran organisasi kepelajaran, Andra Soni juga memaparkan berbagai langkah strategis Pemprov Banten dalam meningkatkan kualitas SDM melalui sektor pendidikan. Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta yang mulai diterapkan sejak 2025.

 

Program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan dan mengurangi beban biaya yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian masyarakat dalam menyekolahkan anak-anak mereka.

Hibah 2 Sepeda Motor, Pemkot Serang Perkuat Sinergi dengan Kemenag untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

 

“Saat ini Pemprov Banten juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada tahun 2025 kita telah memulai program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKH swasta. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan akses bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Andra Soni mengungkapkan bahwa cakupan program sekolah gratis akan diperluas pada 2026. Tidak hanya menyasar sekolah swasta umum, program tersebut juga akan menjangkau Madrasah Aliyah (MA) swasta di seluruh wilayah Banten.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi pelajar untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.

 

Karena itu, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepelajaran seperti PII, untuk mendukung dan ikut menyukseskan berbagai program pendidikan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

 

“Kami harap program ini mendapatkan dukungan semua pihak dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Banten,” ujarnya.

 

Dalam pertemuan yang sama, Andra Soni juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PB PII yang akan berlangsung di Banten pada 12 hingga 14 Juni 2026. Ia menyebut terpilihnya Banten sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepelajaran.

 

Sementara itu, Ketua Umum PB PII Kevin Prayoga menjelaskan bahwa Rapimnas akan dihadiri perwakilan PII dari 34 provinsi di Indonesia. Agenda tersebut menjadi forum strategis untuk menyosialisasikan program kerja kepengurusan periode 2026–2028 serta memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat nasional.

 

“Insya Allah, PB PII akan melaksanakan Rapimnas pada 12 sampai 14 Juni. Rapimnas ini untuk sosialisasi agenda-agenda PB PII selama satu periode, yaitu 2026 sampai 2028,” kata Kevin.

 

Kevin juga menyatakan kesiapan PII untuk menjadi mitra strategis Pemprov Banten dalam pengembangan kapasitas pelajar, terutama pada aspek nonakademik seperti kepemimpinan, kemampuan berbicara di depan umum, serta berbagai keterampilan pendukung lainnya.

 

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui pembelajaran formal di sekolah. Penguatan soft skills juga menjadi faktor penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

 

“Bagi kami, pendidikan adalah harga mati. Ketika pemerintah memfokuskan pada kualitas pendidikan, saya meyakini pendidikan kita akan melahirkan orang-orang yang hebat dan punya integritas,” tuturnya.

 

Kolaborasi antara Pemprov Banten dan PII diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk mendukung pembangunan daerah maupun nasional.***

× Advertisement
× Advertisement