Bendungan Sindangheula Melimpas di Tengah Hujan Ekstrem, BBWS C3 Pastikan Aman dan Tingkatkan Siaga Penuh

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi limpasan air melalui spillway Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang akibat hujan dengan intensitas tinggi, Jumat, 19 Desember 2025

i

Kondisi limpasan air melalui spillway Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang akibat hujan dengan intensitas tinggi, Jumat, 19 Desember 2025

KILAS BANTEN – Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang mengalami limpasan air menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah sekitarnya selama dua hari terakhir. Meski demikian, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) menegaskan kondisi bendungan tetap aman dan terkendali. Pengelola bendungan kini meningkatkan kewaspadaan dengan pemantauan intensif untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar keselamatan.

Limpasan air terjadi setelah curah hujan tinggi melanda kawasan hulu sejak 17 hingga 18 Desember 2025. Unit Pengelola Bendungan Sindangheula mencatat kenaikan signifikan pada Tinggi Muka Air (TMA) waduk sebagai dampak langsung dari kondisi cuaca ekstrem tersebut. Data pemantauan terakhir pada Kamis, 18 Desember 2025 pukul 12.10 WIB, menunjukkan elevasi muka air berada di angka +106,840 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga  Ratusan Buruh Geruduk Kantor Pendopo Serang, Kecewa Berat karena Bupati Zakiyah Tak Muncul

Angka tersebut tercatat sekitar 20 sentimeter lebih tinggi dibandingkan elevasi puncak pelimpah bendungan yang berada pada +106,613 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini menyebabkan air waduk melimpas melalui mercu spillway. Namun, BBWS C3 memastikan limpasan hanya terjadi pada saluran pelimpah dan tidak melewati tubuh utama bendungan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut BBWS C3, limpasan tersebut merupakan bagian dari mekanisme normal pengamanan bendungan dalam menghadapi lonjakan debit air. Sistem spillway dirancang untuk mengalirkan kelebihan air secara aman agar tidak membahayakan struktur bendungan. Dengan mekanisme ini, tekanan air dapat dikendalikan sehingga stabilitas bendungan tetap terjaga.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang mengalami limpasan akibat hujan ekstrem. BBWS C3 memastikan kondisi bendungan aman dan memperketat pemantauan untuk mencegah risiko banjir di wilayah hilir.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru