Dari sisi kapasitas, Bendungan Sindangheula memiliki daya tampung sebesar 9.987.023,88 meter kubik. Saat ini, volume air yang tertahan di waduk tercatat mencapai 10.250.002,57 meter kubik. Berdasarkan parameter teknis tersebut, status operasional bendungan ditetapkan dalam kondisi Limpas (Normal).
BBWS C3 juga memastikan seluruh instrumen pemantauan berfungsi optimal. Alat ukur muka air, sistem pengawasan struktur, hingga perangkat pendukung lainnya dilaporkan bekerja dengan baik. Pengelolaan bendungan tetap mengacu pada standar operasional prosedur yang telah ditetapkan guna menjamin keselamatan infrastruktur dan masyarakat di wilayah hilir.
Kepala BBWS Cidanau Ciujung Cidurian, Dedi Yudha Lesmana, menegaskan pihaknya tidak lengah meski kondisi bendungan dinyatakan aman. Ia memastikan seluruh jajaran Unit Pengelola Bendungan Sindangheula berada dalam kondisi siaga penuh untuk memantau setiap perubahan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai langkah antisipatif, kami terus meningkatkan kesiapsiagaan. Pemantauan dilakukan secara intensif terhadap kondisi cuaca, debit air yang masuk dan keluar bendungan, serta kondisi fisik bangunan,” kata Dedi Yudha Lesmana, Jumat, 19 Desember 2025.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana. BBWS C3 aktif berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, hingga Basarnas. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi dampak di wilayah hilir apabila curah hujan tinggi kembali terjadi.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















