KILAS BANTEN – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah resmi melantik jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang masa bakti 2026–2031. Pada momentum tersebut, Bupati meminta kepengurusan baru menghadirkan berbagai inovasi agar penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) meningkat hingga mencapai target Rp28 miliar.
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Serang menjadi awal kepemimpinan Hasanudin, S.Pd.I. sebagai Ketua Baznas Kabupaten Serang. Pemerintah Kabupaten Serang berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pihak sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Selamat kepada seluruh pimpinan Baznas Kabupaten Serang periode 2026–2031. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah, Rabu, 24 Juni 2026.
Pengangkatan lima pimpinan Baznas tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Serang Nomor 400.8.1/Kep.379-Huk.Kesra/2026 tertanggal 19 Juni 2026. Seluruh pimpinan terpilih telah melewati proses seleksi yang dilakukan panitia secara bertahap.
Menurut Zakiyah, Baznas memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran Baznas memperluas koordinasi dengan perangkat daerah, lembaga, perusahaan, hingga masyarakat agar potensi zakat dapat tergali secara maksimal.
Ia menegaskan bahwa peningkatan penghimpunan ZIS tidak cukup mengandalkan cara lama. Baznas harus menghadirkan program kreatif dan memperkuat komunikasi agar semakin banyak masyarakat percaya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi tersebut.
“Saya meminta Baznas menghadirkan inovasi dan terobosan baru. Perlu koordinasi, komunikasi, dan konsultasi dengan berbagai pihak agar masyarakat semakin percaya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memberikan apresiasi kepada jajaran Baznas periode sebelumnya. Ia menilai dedikasi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai program sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Serang.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Serang periode 2026–2031, Hasanudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah memperkuat pemahaman masyarakat bahwa Baznas merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki tugas mengelola zakat secara profesional, bukan organisasi kemasyarakatan seperti yang masih dipahami sebagian warga.
Selain itu, Baznas akan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang, DPRD, instansi vertikal, BUMD, hingga perusahaan swasta untuk mengoptimalkan potensi penghimpunan zakat. Di sisi internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Hasanudin optimistis target penghimpunan ZIS sebesar Rp28 miliar dapat tercapai. Nilai tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp26 miliar.
“Insya Allah target pengumpulan ZIS tahun ini sebesar Rp28 miliar. Tahun sebelumnya penghimpunan mencapai Rp26 miliar. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai dengan kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wakil Bupati Serang Muhamad Najib Hamas, Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, Ketua Baznas Provinsi Banten Wawan Wahyuddin, pimpinan BUMD, Ketua MUI Kabupaten Serang KH Muhit, Kepala Bank bjb KCK Banten Faridha Siregar, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Adapun susunan pimpinan Baznas Kabupaten Serang periode 2026–2031 terdiri atas H. Hasanudin, S.Pd.I. sebagai Ketua, H. Abdul Muhyi sebagai Wakil Ketua I, H. Saprudin, JA, Lc sebagai Wakil Ketua II, Mulyadi, MM sebagai Wakil Ketua III, dan Cecep, S.Th.I. sebagai Wakil Ketua IV. Dengan kepemimpinan baru ini, Baznas Kabupaten Serang diharapkan semakin profesional, transparan, serta mampu memperluas manfaat zakat untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.***

