Gaspol Gaet Mahasiswa Baru, UIN SMH Banten Perkuat Kerjasama dengan Dindikbud Provinsi

Kilas Banten
10 Feb 2026 17:00
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten tancap gas memperluas akses pendidikan tinggi di Provinsi Banten. Kampus negeri tersebut memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten melalui audiensi resmi, Selasa, 3 Februari 2026. Langkah ini ditempuh untuk mendorong peningkatan minat lulusan SMA, SMK, dan sederajat agar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

 

Audiensi digelar di ruang kerja Kepala Dindikbud Provinsi Banten. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor I UIN SMH Banten Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag., Wakil Rektor III Dr. Dedi Sunardi, M.H., serta Kepala Biro Akademik, Administrasi Umum, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK). Rombongan disambut langsung oleh Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Dr. H. Jamaluddin, M.Pd.

 

Dalam pertemuan itu, UIN SMH Banten menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Kolaborasi dinilai menjadi kunci untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya bagi siswa di daerah. Fokus utama pembahasan diarahkan pada sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026 yang saat ini sedang berlangsung.

 

Wakil Rektor I UIN SMH Banten, Nana Jumhana, menyampaikan bahwa kapasitas akademik kampus terus berkembang. Saat ini, UIN SMH Banten memiliki 28 program studi yang tersebar di enam fakultas. Program studi tersebut mencakup rumpun keilmuan keislaman hingga sains dan ilmu umum.

 

“UIN SMH Banten memiliki 28 program studi dari enam fakultas. Salah satunya Fakultas Sains yang berada di bawah Kemendikbud karena berbasis keilmuan umum. Kami berharap Dindikbud Provinsi Banten dapat membantu mengajak siswa untuk melanjutkan studi ke UIN SMH Banten,” ujar Nana, ditulis Selasa, 10 Februari 2026.

 

Ia menilai peran pemerintah daerah sangat strategis dalam menjembatani informasi pendidikan tinggi kepada siswa di sekolah.

 

Menurutnya, masih banyak siswa berpotensi yang belum melanjutkan kuliah karena keterbatasan akses informasi dan pendampingan.

 

Hal senada disampaikan Wakil Rektor III UIN SMH Banten, Dedi Sunardi. Ia menegaskan bahwa kampus telah menyiapkan berbagai skema beasiswa untuk mendukung mahasiswa baru. Beasiswa tersebut menyasar siswa berprestasi serta siswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

 

Dedi juga mengungkapkan bahwa UIN SMH Banten telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemerintah daerah. Salah satunya dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tengah merancang program beasiswa bagi calon mahasiswa.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang terkait beasiswa. Walaupun masih berupa draf, komitmen tersebut menjadi sinyal positif. Mahasiswa UIN SMH Banten memiliki peluang besar untuk mengakses beasiswa yang tersedia,” kata Dedi.

 

Sementara itu, Kepala Biro AAKK UIN SMH Banten, Siti Aminah, menyoroti capaian institusi yang dinilai menjadi daya tarik utama bagi calon mahasiswa. Ia menegaskan bahwa UIN SMH Banten telah meraih akreditasi institusi Unggul sebagai pengakuan atas mutu akademik kampus.

 

Menurutnya, status akreditasi Unggul menjadi jaminan kualitas pendidikan bagi masyarakat. Karena itu, penyebaran informasi kepada siswa dan orang tua dinilai sangat penting.

 

“Akreditasi Unggul menunjukkan kualitas UIN SMH Banten. Ini menjadi alasan kuat bagi siswa untuk memilih kami sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Kami menggandeng Dindikbud agar informasi PMB tersampaikan secara luas,” jelas Siti Aminah.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaluddin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah UIN SMH Banten. Ia menilai audiensi ini sebagai bentuk komunikasi aktif yang perlu ditindaklanjuti secara konkret.

 

Jamaluddin menegaskan pihaknya siap membantu melalui koordinasi dengan sekolah-sekolah di bawah kewenangan provinsi. Namun, ia meminta adanya surat tindak lanjut agar proses koordinasi dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

 

“Kami berharap ada surat tindak lanjut agar kami bisa segera mengoordinasikan ke sekolah-sekolah di Provinsi Banten. Kami sangat antusias mendukung UIN SMH Banten menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.