KILAS BANTEN – Pembaruan metode pembelajaran dalam Gerakan Pramuka dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan karakter generasi muda dan pesatnya perkembangan teknologi. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie pun mendorong para pembina Pramuka untuk terus berinovasi agar kegiatan kepramukaan tetap menarik dan relevan bagi peserta didik.
Pesan tersebut disampaikan Benyamin saat membuka kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kecamatan Ciputat Timur yang berlangsung di Aula Kecamatan Ciputat Timur.
Menurut Benyamin, KMD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembina sekaligus memperbarui teknik-teknik kepramukaan yang digunakan dalam proses pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Kursus Mahir Dasar ini menjadi penting dalam kerangka selalu memperbarui teknik-teknik kepramukaan. Supaya anak-anak dan seluruh anggota Pramuka menjadi cinta kepada Pramuka, karena Pramuka ini sudah mendunia, bukan saja di Indonesia,” ujar Benyamin, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah aktivitas bagi anak dan remaja, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, menanamkan disiplin, mengembangkan kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan.
Karena itu, para pembina dituntut mampu menghadirkan pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif. Langkah tersebut dinilai penting agar kegiatan kepramukaan mampu bersaing dengan berbagai aktivitas lain yang kini banyak diminati generasi muda.
Benyamin menilai perkembangan teknologi digital dan perubahan pola interaksi sosial telah menciptakan tantangan baru bagi berbagai organisasi kepemudaan, termasuk Gerakan Pramuka. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar yang selama ini menjadi fondasi pendidikan kepramukaan.
Menurutnya, pembina memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi Pramuka di tengah perubahan zaman. Melalui metode pembelajaran yang menarik, peserta didik dapat lebih mudah memahami nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan cinta tanah air.
Ia juga berharap para peserta KMD yang sebagian besar berasal dari kalangan guru dapat menjadi motor penggerak lahirnya berbagai gagasan baru dalam pengembangan Gerakan Pramuka di Kota Tangerang Selatan.
“Harapan saya, para peserta yang terdiri dari guru-guru sekolah ini memiliki pemikiran-pemikiran inovatif dalam mengembangkan Gerakan Pramuka melalui Kursus Mahir Dasar. Nanti ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada adik-adik peserta didik, terutama anggota Pramuka Siaga, agar semakin tumbuh kecintaan mereka kepada Pramuka dan secara otomatis kecintaan kepada Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Benyamin menyebut KMD merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pembina. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan Mukroni mengatakan bahwa KMD menjadi program rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pembina Pramuka di seluruh kecamatan.
Menurut Mukroni, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
“KMD ini dilaksanakan di lima kecamatan dan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi berkualitas melalui pendidikan kepramukaan. Kegiatan ini juga menjadi standar dasar kualifikasi bagi para pembina Pramuka di Kota Tangerang Selatan,” kata Mukroni.
Tahun ini, KMD Kecamatan Ciputat Timur diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai gugus depan sekolah. Selama tujuh hari, peserta mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup penguatan karakter, kepemimpinan, pembangunan mental, hingga teknik pembinaan peserta didik dalam kegiatan kepramukaan.
Selain mengikuti materi di dalam kelas, peserta juga menjalani berbagai aktivitas yang berfokus pada penguatan kerja sama tim, kebersamaan, dan refleksi diri. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan kepramukaan modern.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap lahir pembina-pembina Pramuka yang kompeten, kreatif, dan mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, Gerakan Pramuka dapat terus menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi muda yang mandiri, berkarakter kuat, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.***

