Heboh Makam Tua Dibongkar, Jasad Tokoh Desa Jawilan Raib, Polisi Diminta Turun Tangan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi makam almarhum Sajim di TPU Kramat Junti, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, yang ditemukan terbongkar dengan galian rapi dan tanpa jasad, Minggu, 18 Januari 2026

i

Kondisi makam almarhum Sajim di TPU Kramat Junti, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, yang ditemukan terbongkar dengan galian rapi dan tanpa jasad, Minggu, 18 Januari 2026

KILAS BANTEN – Warga Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, dibuat geger oleh peristiwa pembongkaran makam tua di TPU Kramat Junti. Makam tersebut diketahui milik almarhum Sajim, seorang tokoh masyarakat setempat yang telah dimakamkan sekitar tujuh tahun lalu.

 

Jasad di dalam makam dilaporkan hilang tanpa jejak. Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Minggu siang, 18 Januari 2026, dan hingga kini masih menyisakan misteri.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi makam yang terbongkar pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mencari rumput di sekitar area pemakaman. Mereka melihat tanah makam sudah terbuka dengan galian rapi.

 

Bentuknya berbeda dengan makam lain di sekitarnya. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada keluarga almarhum serta petugas pengelola tempat pemakaman umum.

 

Petugas TPU Kramat Junti, Saepi (45), mengatakan laporan diterimanya sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ia tiba di lokasi, keluarga almarhum sudah lebih dulu berada di makam.

Baca Juga  Revisi RTRW Kabupaten Serang Picu Gelombang Kritik, Transparansi Dipertaruhkan di Tengah Kepentingan Besar

 

“Makamnya sudah terbuka. Keluarga tanya ke saya, tapi saya memang tidak tahu kejadiannya,” kata Saepi, Senin, 19 Januari 2026.

 

Menurut Saepi, pembongkaran makam diduga terjadi beberapa hari sebelum ditemukan warga. Ia memperkirakan pelaku beraksi pada malam hari, kemungkinan pada malam Kamis atau malam Jumat.

 

Dugaan itu muncul karena tidak ada aktivitas mencurigakan pada siang hari. Selain itu, kondisi galian terlihat rapi, menyerupai liang makam yang baru dibuat.

 

Saat dilakukan pengecekan, makam tersebut sudah kosong. Tidak ditemukan kain kafan maupun tulang belulang. Warga sempat melakukan pencarian di sekitar area TPU untuk memastikan apakah jasad dibuang di sekitar lokasi. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Warga Desa Junti, Jawilan, Kabupaten Serang, digemparkan pembongkaran makam berusia tujuh tahun. Jasad tokoh masyarakat dilaporkan hilang misterius dan kini diselidiki polisi

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru