KILAS BANTEN – Warga Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, dibuat geger oleh peristiwa pembongkaran makam tua di TPU Kramat Junti. Makam tersebut diketahui milik almarhum Sajim, seorang tokoh masyarakat setempat yang telah dimakamkan sekitar tujuh tahun lalu.
Jasad di dalam makam dilaporkan hilang tanpa jejak. Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Minggu siang, 18 Januari 2026, dan hingga kini masih menyisakan misteri.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi makam yang terbongkar pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mencari rumput di sekitar area pemakaman. Mereka melihat tanah makam sudah terbuka dengan galian rapi.
Bentuknya berbeda dengan makam lain di sekitarnya. Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada keluarga almarhum serta petugas pengelola tempat pemakaman umum.
Petugas TPU Kramat Junti, Saepi (45), mengatakan laporan diterimanya sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ia tiba di lokasi, keluarga almarhum sudah lebih dulu berada di makam.
“Makamnya sudah terbuka. Keluarga tanya ke saya, tapi saya memang tidak tahu kejadiannya,” kata Saepi, Senin, 19 Januari 2026.
Menurut Saepi, pembongkaran makam diduga terjadi beberapa hari sebelum ditemukan warga. Ia memperkirakan pelaku beraksi pada malam hari, kemungkinan pada malam Kamis atau malam Jumat.
Dugaan itu muncul karena tidak ada aktivitas mencurigakan pada siang hari. Selain itu, kondisi galian terlihat rapi, menyerupai liang makam yang baru dibuat.
Saat dilakukan pengecekan, makam tersebut sudah kosong. Tidak ditemukan kain kafan maupun tulang belulang. Warga sempat melakukan pencarian di sekitar area TPU untuk memastikan apakah jasad dibuang di sekitar lokasi. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















